Terdampak Pandemi, Belasan Porter di Stasiun Madiun Dapat Bantuan dari Yayasan Filantra

Di Posting Oleh madiuntoday

15 September 2021

MADIUN – Sebagian dari kita yang sering bepergian dengan kereta api pasti akrab dengan porter. Biasanya mereka menawarkan jasanya untuk membantu membawakan barang-barang berat milik para penumpang. Selama pandemi, jasa mereka menjadi kurang laku.

“Seiring berkurangnya jumlah penumpang kereta api, porter juga terdampak,” ujar Ketua Yayasan Filantra Asep Nurdin.

Porter merupakan pekerja harian yang pendapatannya amat bergantung dengan jumlah penumpang yang menggunakan jasa mereka. Mereka juga tak memasang tarif tetap terhadap jasa mereka ke penumpang. Ketika jumlah penumpang minim, pendapatan para porter pun berkurang.

Tergerak atas situasi sulit yang menimpa para porter, Yayasan Filantra menyalurkan bantuan untuk porter di sejumlah daerah. Termasuk para porter yang ada di Stasiun Madiun. “Kami bagikan 18 paket sembako dan insentif per orang senilai Rp 200 ribu,” terangnya.

Penyaluran sembako dan insentif untuk para porter di Stasiun Madiun merupakan kegiatan ke-20. Organisasi nirlaba itu juga tergerak membantu para sopir angkutan dan pekerja di kebun binatang karena mereka juga terdampak pandemi.

“Kami berharap Desember akhir, seluruh porter di Indonesia bisa mendapatkan bantuan. Setelah di Stasiun Madiun, kami akan lanjutkan penyaluran bantuan di Kroya,” kata Asep.
(istimewa/kus/madiuntoday)

.

Artikel Terkait

Pendidikan Tatap Muka SD Hari Pertama

Pendidikan Tatap Muka SD Hari Pertama

Sejumlah siswa bersenda gurau saat menunggu giliran untuk mengikuti Rapid Test Antigen, (27/10/2021). Pemerintah Kota Madiun menggelar Rapid Test Antigen kepada semua...

Don`t copy text!