Semprong Cap Tawon, Wafer Tradisional Melegenda Sejak 1985

Di Posting Oleh madiuntoday

13 Oktober 2021

MADIUN – Dari Jalan Towiryan di Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, ribuan bungkus kue semprong dikirimkan ke berbagai daerah di Jawa Timur. Dirin, si empunya usaha, memberi nama produknya Semprong Cap Tawon. Tak hanya merambah pasar dalam negeri, wafer tradisional Madiun itu juga segera go international. “Ada rencana ekspor ke Jepang,” tutur Dirin.

Semprong Cap Tawon berdiri sejak 1985. Seluruh proses produksi dilakukan di rumah Dirin di Jalan Towiryan Nomor 29. Sebelum pandemi Covid-19 melanda, Dirin mengklaim setiap hari mampu menghabiskan hingga satu kuintal bahan baku. “Saat ini bahan baku yang dihabiskan sekitar 25 kilogram setiap hari,” ujarnya.

Sejak 1985, Dirin melibatkan keluarga dan para tetangga dalam memproduksi jajanan yang juga dikenal dengan kue gapit itu. Konsistensi itu berbuah manis. Semprong Cap Tawon semakin dikenal luas. Bahkan produsen jajanan dari Malang rutin memesan semprong dari Dirin untuk dikemas dan dijual di kota tersebut.
“Yang ke Malang, sekali kirim sampai seribu bungkus,” sebut Dirin.

Saking melegendanya Semprong Cap Tawon, setiap kepala daerah selalu menyempatkan mengunjungi rumah Dirin. Sejak era Wali Kota Madiun Bambang Pamudjo hingga Pak Maidi. Namun, kendati sudah melegenda, Semprong Cap Tawon tetap murah meriah. Harga per bungkus berkisar Rp 7.000 hingga Rp 12.000.

“Kami berharap pemkot bisa mensupport peralatan supaya taraf produksi kami meningkat,” tuturnya.

Jajanan melegenda itu dibuat oleh tangan-tangan warga Kota Madiun. Salah satunya Sukanti, 65. Dia bekerja melipat adonan panas dengan tangan kosong sejak 1987. Adonan yang ditangani hingga delapan kilogram saban hari. “Dari kerja di sini bisa meluluskan anak sekolah sampai lulus, sekarang putu sudah 10,” tuturnya.
(nanda/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

Gelar FGD Remunerasi, Wali Kota Imbau ASN Optimal Dalam Bekerja

MADIUN - Penerapan Remunerasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Penambahan penghasilan bagi pegawai itu dengan berdasar kinerja tersebut cukup berhasil meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka...

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

Bea Cukai Madiun Musnahkan BB Minol dan Rokok Ilegal

MADIUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di bidang cukai tahun 2021. Adapun barang ilegal tersebut terdiri atas 64 botol atau 28.160 mililiter minuman...

Don`t copy text!