Jadi Narasumber di Sosialisasi TTE, Wali Kota Harap Inovasi Bawa Kemajuan untuk Kota

Di Posting Oleh madiuntoday

19 Oktober 2021

MADIUN- Pemerintah Kota Madiun terus berpacu dalam efisiensi birokrasi, salah satunya dengan menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) di lingkup pemkot setempat. Pemanfaatan TTE melalui aplikasi e-surat ini dinilai bakal membuat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan Kota Madiun menjadi lebih mudah dan efisien.

Pasalnya, seorang pejabat eselon tidak perlu lagi menandatangani sebuah dokumen secara manual, dalam jumlah besar. Selain itu, proses penandatanganan dokumen bisa dilaksanakan selama 24 jam dari berbagai tempat, tanpa harus terus-menerus berada di kantor.

“Siapa yang memerlukan tanda tangan tidak kesulitan. Dimanapun kita berada bisa segera dikerjakan tidak harus ketemu. Kondisi ini tentunya akan membawa kemajuan untuk kota. Kita memang harus dua langkah, tiga langkah lebih maju,” jelas Wali Kota Maidi dalam sambutannya.

Wali kota yang juga selaku narasumber di acara sosialisasi penerapan TTE dengan aplikasi e-surat di lingkup Pemerintah Kota Madiun yang digelar di Gedung GCIO, Selasa (19/10) itu juga berharap bahwa pola-pola seperti ini akan membawa kesempurnaan pada kota.

“Kota harus lebih maju, dua sampai tiga langkah. Pola-pola ini akan menyempurnakan kegiatan di pemkot,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam sosialisasi tanda tangan digital atau elektronik itu juga dijelaskan bahwa keberadaan TTE melalui aplikasi e-surat akan mencegah terjadinya tindakan pemalsuan, karena menggunakan Quick Response Code (QR-Code). Penggunaan QR-Code akan mengidentifikasi dan mengetahui apakah tanda tangan tersebut asli atau bukan.

Jika berasal dari fotokopian dan bukan berasal dari sistem yang dipilih, lanjutnya, maka tidak akan keluar nama dan Nomer Induk Kepegawaian (NIK). Nantinya,  tanda tangan digital asli akan diketahui jika itu berasal dari sistem yang telah disetujui.
Selain itu dengan adanya tanda tangan elektronik adalah solusi bagi keamanan dokumen agar tidak ada tindak pemalsuan.
(nanda/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!