Sumbang Medali Untuk Kota, Tiga Atlet Ini Perkuat Formasi Satuan Polisi Pamong Praja

Di Posting Oleh madiuntoday

19 Oktober 2021

MADIUN – Tahun 2015 menjadi momen bersejarah bagi Anisa Cahyati, 26. Atlet angkat berat itu berhasil menyabet medali emas dalam Porprov 2015 yang terselenggara di Banyuwangi, Jawa Timur. Tak hanya itu, di tahun yang sama Anisa juga direkrut untuk memperkuat formasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun.

‘’Iya, waktu itu yang mendapat medali langsung direkrut kerja di Pemkot. Saya ditempatkan di Satpol PP ini bagian Sekretariat,’’ tutur Anisa saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Selasa (19/10).

Warga Jalan Kalimosodo, Kelurahan Demangan itu mengaku bersyukur mendapatkan apresiasi dari Pemkot Madiun. Tak lupa dirinya juga berterima kasih kepada sang ayah yang terus menyemangatinya meraih gelar juara sebagai atlet.

Anisa mengungkapkan, sebelumnya dia menekuni cabang olahraga angkat besi. Tepatnya, sejak 2008. Namun, dirinya berhenti karena mengalami cidera yang cukup parah di dagu dan rahang. ‘’Lalu, ayah yang terus men-support untuk ikut angkat berat. Apalagi, sudah di tahun terakhir batas umurnya ikut kompetisi. Alhamdulillah, bisa dapat emas,’’ jelas peraih 14 medali di kejuaraan angkat besi dan angkat berat itu.

Tak jauh berbeda dengan Anisa, Luvi Nugroho dan Andre Noverick Ferdiansyah juga mendapatkan kesempatan bekerja di Satpol PP setelah menjuarai Porprov 2019 cabang olahraga Muay Thai. Luvi memenangkan medali emas untuk kelas 54 kilogram. Sedangkan, Andre memenangkan medali perak untuk kelas 57 kilogram.

‘’Kami direkrut Februari 2021 sebagai Satgas PSC,’’ ujar Luvi.

Lebih lanjut, Andre menjelaskan bahwa pada 2019 Wali Kota Madiun Maidi menjanjikan bagi putra daerah yang berhasil menyabet medali dalam Porprov akan mendapatkan beasiswa kuliah atau pekerjaan di Pemkot Madiun. Rupanya, janji itu ditepati oleh wali kota.

‘’Tentunya senang bisa dapat pekerjaan ini. Apalagi, zaman sekarang tidak mudah memperoleh pekerjaan,’’ imbuh Andre sembari mengungkapkan dirinya akan meneruskan kuliah tahun depan dengan mengambil jurusan Hukum.

Sementara itu, Luvi berharap dapat meraih emas pada Porprov 2022 mendatang. Untuk itu, dirinya terus berlatih dengan giat agar berhasil menggapai cita-citanya itu. ‘’Meski sudah bekerja, saya masih dapat dispensasi untuk latihan. Harapannya, mendekati kompetisi nanti bisa latihan lebih intens dan berhasil meraih medali emas,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!