Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Presiden, Presiden Ingatkan Ancaman Gelombang Ketiga

Di Posting Oleh madiuntoday

25 Oktober 2021

MADIUN – Covid-19 cukup melandai di tanah air. Kendati begitu, penanganannya masih menjadi prioritas negara. Buktinya, rakor langkah penanganan kembali mengemuka. Bahkan, rakor dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo. Wali Kota Madiun Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti gelaran rakor yang berlangsung secara virtual dari GCIO Dinas Kominfo, Senin (25/10).

Presiden mengungkapkan tambahan kasus harian berkisar ratusan saat ini. Hal itu turun drastis dibanding bulan-bulan lalu dimana pernah penambahan sampai 54 ribu kasus. Namun, presiden mengingatkan untuk tidak lengah. Sebaliknya, kedisiplinan protokol kesehatan wajib terus dikedepankan. Apalagi, terjadi peningkatan kasus di sejumlah negara lain.

‘’Hati-hati, tren kasus secara global naik dua persen. Di Eropa naik 23 persen. Di Amerika Selatan naik 13 persen. Karenanya, kita jangan lengah,’’ kata presiden.

Kenaikan di sejumlah negara itu disinyalir lantaran ketidakhati-hatian menyikapi penurunan kasus. Relaksasi dilakukan secara cepat dan tidak secara bertahap. Disamping itu, masyarakat tidak disiplin prokes. Hal itu harus menjadi pembelajaran di tanah air. Relaksasi yang dilakukan harus secara bertahap dan penuh perhitungan. Sementara itu, masyarakat terus diingatkan akan pentingnya protokol kesehatan.

‘’Ketiga, lonjakan kasus karena PTM. Di Brazil ada kenaikan signifikan dari klaster PTM. Ini harus kita waspadai. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus ketiga,’’ terangnya.

Presiden juga menginstruksikan untuk menggenjot vaksinasi. Pemerintah daerah diminta mempercepat vaksinasi untuk masyarakat. Selain itu, pemerintah harus segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menanggulangi haru libur nasional akhir tahun. Sebab, diprediksi ada 19,9 masyarakat berniat untuk mudik saat Natal dan Tahun Baru nanti.

‘’Jangan sampai terjadi gelombang ketiga. Ini harus segera kita antisipasi,’’ jelasnya.

Wali Kota Madiun Maidi menyebut cakupan vaksinasi di Kota Madiun cukup baik. Vaksinasi di Kota Madiun sudah mencapai 95,88 persen saat ini. Sedang, vaksinasi khusus untuk lansia sudah mencapai 60 persen. Berbagai upaya dilakukan untuk mengejar vaksinasi tersebut. (dhevit/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Don`t copy text!