Berdayakan Penyintas ODGJ dan Penyandang Disabilitas, Dinsos Gelar Pelatihan Wirausaha Telur Asin

Di Posting Oleh madiuntoday

26 Oktober 2021

MADIUN – Pembekalan keterampilan dengan tujuan menambah wawasan dan bonus menghasilkan income jadi dambaan semua orang. Berawal darisana, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP PA) Kota Madiun menggelar pelatihan wirausaha membuat telur asin bagi penyintas ODGJ dan penyandang disabilitas.

“Intinya ingin memberdayakan dan membuktikan bahwa mereka juga bisa. Cuma memang yang kita berikan sederhana, mengingat keterbatasan mereka. Intinya kedepan bisa dipraktekkan dan berguna bagi mereka,” terang Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA, Rita Susanti.

Maka dari itu dipilihlah pelatihan telur asin bagi para penyintas odgj dan penyandang disabilitas. Para peserta diajarkan untuk mengolah telur bebek menjadi telur asin. Prosesnya, pertama telur harus lebih dulu dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air bersih. Kemudian telur dihaluskan dengan amplas. Hal itu bertujuan untuk membuka pori-pori telur agar proses marinasi rasa asin dapar maksimal.

Sanjutnya telur dibaluri garam dan didiamkan selama tiga minggu. Maka dari itu pelatihan tersebut digelar selama dua hari, tanggal 23 Oktober dan 13 November 2021 karena membutuhkan waktu selama 21 hari untuk menunggu telur bebek hingga asin. Setelah itu telur dibersihkan dan dikukus supaya telur asin memiliki tekstur yang lembut.

“Penyintas odgj itu harus kita jaga artinya biar mereka punya kegiatan sehingga tidak kosong. Kalau yang disabilitas harapan kami mereka punya sesuatu yang dilakukan untuk menambah kesejahteraam mereka. Pelatihan akan kita evaluasi supaya kedepan kita bisa menggelar pelatihan yang lebih pas dan dibutuhkan mereka,” pungkasnya.
(ayu/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!