Matangkan Konsep Smart City, Pemkot Gelar Evaluasi Bersama Prof Marsuadi

Di Posting Oleh madiuntoday

29 Oktober 2021

MADIUN – Konsep kota pintar (Smart City) kian dimatangkan oleh Pemkot Madiun. Teranyar pemkot setempat menggelar evaluasi bersama Profesor Marsuadi selaku pembimbing Kota Madiun dalam menuju penerapan kota pintar.

Evaluasi tersebut digelar di Gedung GCIO, Kota Madiun, Jumat (29/10). Dengan mengundang penanggung jawab dan perwakilan anggota dari enam dimensi yang ada dalam smart city. Keenam dimensi itu yakni, Smart Environment, Smart Economy, Smart Branding, Smart Government, Smart Society, dan Smart Living.

Dalam kesempatan itu, Asisten 1 Pemerintahan Kota Madiun dr Agung Sulistya Wardani mengatakan bahwa evaluasi dan pembinaan ini merupakan persiapan untuk paparan kepala daerah yang akan digelar pada Desember mendatang. Maka dari itu dirinya berharap kesempatan ini digunakan sebaik mungkin agar hasilnya optimal.

“Monggo teman-teman pergunakan waktu sebaik-baiknya supaya pada Desember nanti saat kepala daerah paparan evaluasi program bisa tersaji dan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, berbagai masukan disampaikan oleh Profesor Marsuadi. Diantaranya terkait baseline, output, outcome, hingga income dan kenapa program smart city yang ada dinilai cukup banyak. Berdasarkan data, terdapat 96 program smart city yang sudah dijalankan pada tahun 2020.

Diantaranya dimensi smart government sebanyak 23 program didalamnya ada program pendidikan dasar, perkembangan pendidikan anak usia dini, program peningkatan pelayanan dan sumberdaya kesehatan dan juga 13 program yang ada di smart environment.

Melalui pembinaan dan evaluasi itu diharapkan upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat dapat segera tercapai.
(dhevit/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Don`t copy text!