Ampas Kopi Disulap Jadi Lukisan Klasik Bernilai Seni Tinggi

Di Posting Oleh madiuntoday

11 November 2021

MADIUN – Bagi sebagian orang ampas kopi hanyalah limbah sisa yang harus langsung dibuang setelah digunakan. Tapi yang tidak banyak orang tahu, ternyata ampas kopi atau cethe bisa diubah menjadi sesuatu yang menghasilkan nilai seni yang tinggi. Salah satunya digunakan sebagai “cat” untuk lukisan.

Seperti yang dilakukan oleh Bambang Kukuh. Baru-baru ini dirinya mengaku menggunakan bahan-bahan tak lazim untuk digunakan sebagai “cat” lukisan-lukisannya. Seperti menggunakan kopi, abu rokok, dan odol.

“Awalnya iseng aja pakai ampas kopi diberi air sedikit. Tapi lama kelamaan kok jadi asik dan hasil lukisan terlihat lebih klasik,” akunya.

Kukuh, sapaan akrab pria yang tinggal di Jalan Ciliwung Kota Madiun itu mengaku, aktivitasnya melukis menggunakan media cethe berawal saat menunggu pengunjung di kafe. Iseng, ampas kopi di gelasnya digores-goreskan hingga menghasilkan motif yang unik.

‘’Lukisan pertama kapal. Kebanyakan lukisan kopi banyak yang pesan paling laku gambar sepur klutuk, kereta jurusan Madiun- Ponorogo zaman dulu,” akunya.

Hingga saat ini, puluhan lukisan cethe dihasilkan Kukuh. Objeknya beragam, mulai satwa, tokoh wayang, hingga Balai Kota Madiun. Peminatnya pun tak hanya warga lokal Madiun. Tapi juga luar daerah seperti Jakarta, Tangerang, hingga Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam satu kali pengerjaan lukisan, Kukuh mengaku memakan waktu lebih dari satu hari. Tergantung dari kerumitan, detail, hingga besar kecilnya objek yang dilukis. Pun dengan harga yang dipatok. “Tergantung tingkat kesulitan. Mulai ratusan ribu sampai jutaan,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!