Jadi Narasumber RTDI dan RKCI Wali Kota Paparkan Potensi Kota Pendekar dalam Membangun Konsep Smart City

Di Posting Oleh madiuntoday

11 November 2021

MADIUN – Wali Kota Madiun Maidi menjadi narasumber dalam kegiatan Riset Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) tahun 2021 secara virtual, Kamis (11/11). Dalam kegiatan yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, wali kota memaparkan berbagai potensi kota dalam membangun konsep smart city.

Berbagai pembahasan mengemuka, di antaranya terkait kesiapan infrastruktur digital dalam membangun smart city, permasalahan yang dialami menuju kota cerdas, hingga apa saja potensi yang dimiliki daerah dalam membangun konsep smart city.

“IPM kita peringkat tiga di Jatim. Kita terus persiapkan itu agar bisa menuju kota pintar dan modern. Salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada 726 anak yang orang tuanya tidak mampu. Juga memberikan laptop gratis bagi pelajar SD dan SMP,” jelasnya.

Lewat program tersebut, lanjutnya, akan mengurangi permasalahan yang dihadapi Kota Pendekar. Salah satunya dengan mensejahterakan masyarakat yang kurang mampu. Tak hanya itu, wali kota juga mengatakan bahwa saat ini pemkot telah membangun 193 rumah orang tidak mampu, setelah dibangun teras diperbaiki untuk digunakan berjualan.

“Dari itu masyarakat akan berdaya dan ekonomi mereka meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, untuk diketahui, saat ini Pemkot Madiun sudah menjalankan smart city sebanyak 96 program. Di antaranya dimensi smart government sebanyak 23 program didalamnya ada program pendidikan dasar, perkembangan pendidikan anak usia dini, program peningkatan pelayanan dan sumberdaya kesehatan dan juga 13 program yang ada di smart environment.
(nanda/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Usia Dewasa Juga Sudah Bisa Vaksin Booster, Cermati Dulu Persyaratnya

Usia Dewasa Juga Sudah Bisa Vaksin Booster, Cermati Dulu Persyaratnya

MADIUN – Vaksinasi booster terus dimaksimalkan di Kota Madiun. Sasarannya juga bertambah. Vaksinasi dosis 3 tersebut sudah bisa untuk dewasa mulai 18 tahun ke atas sebagai sasaran tambahan. Namun, terdapat sejumlah syarat tertentu salah satunya wajib sudah mendapatkan...

Don`t copy text!