Antisipasi Kebakaran, Para Guru SDN Banjarejo Diberi Pelatihan Hadapi Api

Di Posting Oleh madiuntoday

19 November 2021

MADIUN – Tak ada yang bisa memastikan kapan musibah akan datang. Maka dari itu, sebagai langkah antisipasi, para guru di SDN Banjarejo diberi pelatihan menghadapi kebakaran menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Mulai dari memadamkam api menggunakan kain goni hingga tabung pemadam api, semua diajarkan kepada 31 guru yang ada di sekolah tersebut. Berdasarkan penuturan Kepala SDN Banjarejo, Agung Priyono, pelatihan tersebut digelar sebagai langkah antisipasi.

“Musibah tidak ada yang tahu kapan datangnya. Itu harus kita antisipasi. Sekolah kita cukup besar, maka guru-guru perlu tahu dasar-dasar memadamkan api agar tidak terjadi kebakaran,”ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam pelatihan itu, para guru tak hanya dibekali cara-cara memadamkan api. Namun juga teknik-teknik memadamkan api berdasarkan sumber api. Agung menjelaskan, ada tiga elemen yang mengakibatkan kebakaran, yaitu bahan yang dapat terbakar seperti kertas, kayu, kain.

Oksigen, terkandung dalam udara biasanya dalam jumlah 21%, sementara api bisa terjadi bahkan ketika O2 hanya sebanyak 16% di udara. Hingga sumber panas, yaitu gesekan, percikan api, sinar matahari.

“Maka dari itu saat memadamkan api, yang perlu dilakukan adalah memisahkan salah satu elemen tersebut sehingga api akan dengan sendirinya padam. Contohnya, benda yang terbakar diselimuti dengan material basah, misalnya karung goni, selimut, tirai. Penyelimutan akan akan memutus pasokan oksigen sehingga api akan mati,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan para guru memiliki pengetahuan dasar untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan yang ada di sekolah.
(sdn banjarejo/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!