Lantik Sekda di Area Musala Ka’bah Tepat Tengah Malam, Begini Alasan Wali Kota Maidi

Di Posting Oleh madiuntoday

19 November 2021

MADIUN –Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto resmi menjabat sebagai Sekda definitive Kota Madiun. Pelantikan berlangsung khidmat tepat pada pergantian hari. Ya, pelantikan berlangsung, Kamis (18/11) tengah malam atau Jumat (19/11) dini hari. Lokasinya juga sakral. Pelantikan berlangsung di area miniatur Kab’bah Sumber Umis Kota Pendekar. Wali Kota Madiun Maidi memiliki alasan tersendiri mengapa pelantikan Sekda berlokasi di Musala Ka’bah dan tepat pukul 00.00 tersebut.

‘’Malam ini malam Jumat. Artinya malam suci dan keramat. Dan kita lantik tepat pukul 00.00 dimana pada jam ini banyak digunakan untuk iktikaf,’’ kata wali kota.

Waktu tengah malam, lanjut wali kota, banyak digunakan untuk tirakat. Mulai salat dan berdzikir malam. Khususnya pada malam Jumat. Wali kota berharap makna itu melekat pada setiap ASN Kota Madiun. Bekerja tidak hanya untuk menafkahi kelurga. Tetapi juga beribadah kepada Tuhan YME. Karenanya, dalam bekerja juga tidak boleh meninggalkan ketentuan agama. Harus dibarengi dengan upaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Hal itu penting agar pekerjaan yang dilakukan berkah dan barokah.

‘’Kita lantik di arena Kab’bah. Kita sebagai muslim tentu memiliki kewajiban untuk melaksanakan ibadah tepat waktu. Khususnya salat. Tatkala pekerjaan kita juga dilakukan seperti salat, tentu hasilnya juga akan cepat, tepat, dan bermanfaat. Karenanya, ini sebagai pengingat bahwa pekerjaan kita juga harus tepat waktu seperti ibadah salat lima waktu,’’ tegasnya.

Hal itu disampaikan wali kota mengingat masih ada banyak pekerjaan ke depan. Mulai pertanggungjawaban keuangan tahun anggaran 2021. Pengisian kekosongan jabatan lainnya, pelaksanaan APBD 2022, hingga masalah kedaruratan bencana dan Covid-19 tentunya. Wali kota berharap semua pekerjaan dapat selesai tepat waktu.

‘’Januari minggu pertama keuangan 2021 sudah harus dilaporkan ke BPK. Tahun lalu kita tercepat ketiga nasional, targetnya tentu bisa meningkat lebih cepat lagi,’’ jelasnya.

Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengaku akan segera tancap gas melaksanakan apa yang menjadi prioritas Wali Kota Madiun ke depan. Pun, sejumlah program sudah mulai tertata. Apalagi, Soeko menjabat sebagai Kepala Bapelitbangda sebelumnya. Artinya, jalannya pemerintahan bisa langsung tancap gas ke depan.

‘’Ada sejumlah prioritas seperti mengatasi kemiskinan, kebodohan, dan pengangguran yang mana kita tahu sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Program-program sudah kita susun dan tinggal melaksanakan,’’ ujarnya sembari menyebut segera merapatkan barisan OPD untuk pelaksanaan program kerja. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

MADIUN - Kasus sembuh mulai mengemuka. Setidaknya ada 12 sembuh hari ini, Jumat (28/1). Sementara itu, tidak ada penambahan kasus hari ini. Kasus aktif saat ini tinggal 24 kasus. Kesembuhan hari ini datang dari kasus nomor 7293, 7286, 7281, 7280, 7291, 7292, 7298,...

Don`t copy text!