Janjikan Lolos Tes CPNS, Tersangka NK Raup Rp 1 Miliar Lebih dari Para Korbannya

Di Posting Oleh madiuntoday

29 November 2021

MADIUN – Penipuan dengan iming-iming menjadi meloloskan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah sering terjadi. Biarpun begitu, masih saja ada korban yang tertipu dengan modus jadul tersebut. Seperti yang dialami Purwanto warga Kelurahan Nambangan Lor ini. Bersama tiga orang temannya, Purwanto dkk menjadi korban penipuan seseorang yang mengaku bisa meloloskan ujian CPNS untuk formasi di Pemerintah Kota Madiun. Tak tanggung-tanggung, korban bersama teman-temannya telah tertipu hingga total Rp 1 miliar lebih. Tak junjung terealisasi, korban lantas melaporkan tersangka ke polisi.

‘’Kejadian dugaan penipuan ini terjadi pada kurun waktu Mei sampai Oktober 2019 lalu. Setelah ditunggu, tetapi janji-janji tersangka belum juga terbukti dan akhirnya korban melapor pada Mei 2021 kemarin,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Putu Dewa Eka Darmawan, Senin (29/11).

Petugas akhirnya berhasil mengamankan tersangka NK, 45, warga Kelurahan Sekip Hulu, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Tersangka ditangkap di tempat tinggalnya di Kelurahan Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekan Baru, Riau. Tersangka, kata kapolres, sebelumnya tinggal dan bekerja di Kota Madiun.

‘’NK ini karyawan swasta dan mengaku bisa meloloskan ujian CPNS. Tentu saja dengan sejumlah imbalan uang. Tetapi setelah korban selesai mengikuti tes, janji tersebut tidak terealisasi,’’ ungkapnya.

Kapolres menyebut besaran uang yang disetorkan kepada tersangka bervariatif. Totalnya mencapai Rp 1 miliar 35 juta. Jika dirata-rata, tersangka mendapatkan Rp 250 juta dari satu korbannya. Mirisnya, uang tersebut sudah habis digunakan tersangka untuk berfoya-foya. Bahkan, tersangka berada di kediaman istri keduanya saat diamankan.

‘’Cukup memungkinkan adanya korban lain. Karenanya, kami berharap agar masyarakat untuk melapor jika merasa menjadi korban tersangka ini,’’ pungkasnya sembari menyebut tersangka terancam kurungan empat tahun penjara. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!