Empat Tahun Berkarya, Sukoroncong Makin Diminati Generasi Muda

Di Posting Oleh madiuntoday

30 November 2021

MADIUN – Grup musik asal Kota Madiun yang mengusung aliran keroncong, Sukoroncong, tak hanya membuktikan bahwa kesenian tradisional tetap bisa eksis di tengah gempuran genre musik pop hingga dangdut koplo. Namun, juga berhasil menarik minat generasi muda untuk menekuni genre keroncong.

Di usianya yang ke-4 tahun, grup musik Sukoroncong kini telah memiliki personel yang lebih banyak. Tidak hanya sepuluh pelopor yang masih memiliki hubungan saudara. Tapi juga ditambah dengan kehadiran anak-anak muda lainnya yang tertarik dengan keroncong.

‘’Untuk mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan selera penonton, kami menjaring potensi anak-anak muda di Kelurahan Josenan. Mereka ini yang tertarik bermain musik keroncong. Tidak hanya yang klasik. Tapi juga kreasi kami agar menjangkau semua usia,’’ tutur Krisna Nur Affandi, salah seorang anggota orisinal grup musik yang berdiri sejak 17 Agustus 2017 itu.

Meski begitu, datangnya pandemi Covid-19 sempat menghambat grup musik yang memiliki basecamp di Jalan Sukoyono, Josenan itu. Sebab, banyak event yang mereka ikuti dibatalkan. Akibatnya, keterampilan yang mereka miliki tidak tersalurkan.

Tak ingin berdiam diri, Sukoroncong lantas menggelar pertunjukan sendiri. Salah satunya seperti Keroncongan AE. Pertunjukan itupun diunggah dalam akun YouTube mereka.

“Tujuannya agar eksistensi tetap terjaga. Serta, skill bermain musik masih tetap terasah. Selain itu juga sebagai portofolio kami,” jelas Krisna.

Seiring penurunan angka kasus penyebaran Covid-19 di Kota Madiun, pertunjukan mulai kembali diadakan. Sukoroncong pun kembali ke panggung. Bahkan, jumlah orderan tampil pada November-Desember 2021 sudah melampaui target.

Krisna dkk bahkan sempat mendapatkan tantangan dari Wali Kota Madiun Maidi. Yakni, pada kegiatan Senam Lansia di Ngrowo Bening Edupark, Jumat (26/11). Yakni, mengiringi gerakan senam menggantikan kaset tape yang sudah disediakan oleh instruktur.

Rupanya, Sukoroncong berhasil menjawab tantangan itu. Wali kota pun memberikan apresiasi. Bahkan, diminta mengisi berbagai kegiatan wali kota bersama warga berikutnya. Pun demikian sejumlah OPD sudah menghubungi mereka untuk mengisi event ke depan.

Dengan semakin kecilnya angka penularan Covid-19, Krisna berharap Kota Madiun bisa semakin ramai dikunjungi wisatawan. Serta, menggandeng pekerja seni untuk tampil di sejumlah lokasi ikonik di Kota Pendekar. “Supaya tempat-tempat ikonik di Kota Madiun bisa memiliki daya tarik yang lebih besar. Juga, menjadi wadah bagi seniman untuk menyalurkan keterampilan,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!