Bobol Gudang Ekspedisi, Gasak 33 Handphone, Pelaku Terancam Minimal 5 Tahun Bui

Di Posting Oleh madiuntoday

6 Desember 2021

MADIUN – Polres Madiun Kota bergerak cepat dalam mengungkap kasus pencurian dan pemberatan. Tidak lebih dari 24 jam, pelaku yang diduga melakukan pencurian berhasil diamankan. Petugas menunjukkan batang hidung pelaku tersebut melalui gelar perkara, Senin (6/12).

‘’Kejadian pencurian ini pada Jumat (3/12) kemarin sekitar pukul 01.15. Berbekal rekaman CCTV, petugas langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap siang harinya,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Polisi mencokok ANH (36) warga Jiwan Kabupaten Madiun yang diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di gudang perusahaan ekspedisi J&T pada Jumat itu. Tersangka berhasil membawa satu kardus paket yang berisi 33 handphone dengan total nilai sekitar Rp 150 juta. Namun, belum sempat menjual handphone hasil curian tersebut, pelaku keburu ditangkap petugas.

‘’Tersangka kita amankan di rumahnya beserta handphone tersebut. Belum ada yang dijual, tetapi ada lima handphone yang sudah dibuka tersangka dari kardusnya,’’ beber kapolres.

Tersangka diketahui kerap datang ke gudang yang juga berlokasi di daerah Jiwan tersebut. Tersangka memanfaatkan kesempatan itu untuk mengamati kebiasaan pekerja gudang. Benar saja, tersangka memahami benar situasi gudang, letak paket berharga, hingga kebiasaan pekerja yang sering tidak mengunci pintu pagar depan.

‘’Menurut tersangka, pintu pagar depan tidak terkunci. Sedang, pintu pagar dalam hanya dikunci menggunakan rantai yang digembok. Menurut keterangan tersangka, kunci gembok hanya mengait dan pintu dengan mudah dibuka,’’ ungkapnya sembari menyebut pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!