Terapkan E-Retribusi dan One Gate System, Pasar Sleko Jadi Percontohan Perubahan

Di Posting Oleh madiuntoday

7 Desember 2021

MADIUN – Pasar Sleko Kota Madiun tidak hanya sudah lebih menarik secara fisik saat ini. Tetapi juga sudah lebih canggih dan transparan terkait retribusi. Sebab, di pasar tersebut juga telah diberlakuka one gate system dan e-retribusi. Artinya, urusan parkir sudah menggunakan sistem elektronik.

‘’Ini merupakan instruksi langsung dari KPK. Kota Madiun dinilai lemah untuk bidang PAD (Pendapatan Asli Daerah). Salah satunya, dari sisi retribusi. Karenanya, KPK menyarankan agar retribusi dilakukan secara elektronik agar lebih maksimal,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (7/12).

Pasar Sleko, kata wali kota, akan menjadi pilot project penerapan e-retribusi dan one gate system pasar tradisional di Kota Madiun. Selain itu, juga sebagai uji coba program gas ekonomi untuk titik tengah kota. Seperti diketahui, Pasar Sleko sudah berubah kini. Tampilan foodcourt dan kios buah sudah lebih rapi, bersih, dan tertata. Tak heran, Pasar Sleko menjadi tempat wisata kuliner yang nyaman kini.

‘’Nyaman bukan hanya karena tempatnya rapi, bersih, dan makanannya enak. Parkir dan lainnya juga menjadi salah satu faktor kenyamanan itu. Karenanya, sekalian kita terapkan e-retribusi dan one gate system,’’ tegasnya.

Wali kota berharap PAD Kota Madiun dari sisi retribusi parkir bisa semakin optimal. Memang belum diterapkan di semua potensi parkir. Tetapi paling tidak, sudah ada perubahan ke sana. Wali kota menyebut perubahan memang banyak tantangan. Namun, demi Kota Madiun yang lebih baik, tantangan harus dihadapi. Termasuk para pedagang yang banyak tantangan dalam berjualan.

‘’Saat ini kebetulan musim penghujan dan masih pandemi. Pedagang saya minta untuk tahan banting. Tidak apa-apa saat ini hanya laku sedikit. Kalau musim hujan dan pandemi terlewati, pendapat bisa dua sampai tiga kali lipatnya nanti,’’ ujarnya optimis. (ws hendro/agi/madiuntoday)

.

Artikel Terkait

Don`t copy text!