Tingkatkan Peran Perusahaan Dalam Pembangunan, Pemkot Gelar Rakor Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan

Di Posting Oleh madiuntoday

8 Desember 2021

MADIUN – Pembangunan daerah bukan sekedar tanggung jawab pemerintah. Namun, juga menjadi kewajiban bersama. Tak terkecuali dari perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Karenanya, rakor tanggung jawab sosial perusahaan digelar guna menyinkronkan program CSR dengan rencana pembangunan Pemerintah Kota Madiun.

‘’Perusahaan memiliki kewajiban untuk mengeluarkan CSR. Itu diatur dalam undang-undang. Artinya, CSR harus dikeluarkan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi saat Rakor CSR di Aston Hotel, Rabu (8/12).

Wali kota menyebut peran perusahaan melalui CSR dalam pembangunan sudah cukup baik. Berbagai pembangunan berangkat dari CSR. Seperti paket bantuan Covid-19, gerobak berjualan, penanaman pohon, lampu taman, penambahan videotron, pembangunan pojok UMKM, dan lain sebagainya. Wali kota menyebut pembangunan memang harus sejalan dengan program pemerintah.

‘’CSR ini bukan untuk pemerintah. Tetapi untuk masyarakat. Kehadiran perusahaan memang harus memberikan manfaat sosial untuk masyarakat di lokasi perusahaan,’’ imbuhnya.

Ke depan, lanjut wali kota, masih ada banyak pembangunan. Salah satunya, pembangunan lanjutan Sumber Umis khususnya sisi barat. Areal Musala Ka’bah masih akan dipercantik dengan simbol-simbol berbagai negara. Mulai payung seperti di Madinah, menara zam-zam, tempat lempar jumrah, hingga miniatur menara Eifel, jam Big Ben, dan kincir Belanda. Pembangunan tersebut tentu akan lebih cepat selesai jika CSR perusahaan juga turut hadir membantu.

‘’Pemerintah punya rencana pembangunan, silahkan perusahaan turut berperan untuk penyempurnaan pembangunan tersebut,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

MADIUN - Kasus sembuh mulai mengemuka. Setidaknya ada 12 sembuh hari ini, Jumat (28/1). Sementara itu, tidak ada penambahan kasus hari ini. Kasus aktif saat ini tinggal 24 kasus. Kesembuhan hari ini datang dari kasus nomor 7293, 7286, 7281, 7280, 7291, 7292, 7298,...

Don`t copy text!