Banyak Bantu Pemkot dalam Masalah Sosial, Wali Kota Apresiasi Kinerja Baznas Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

9 Desember 2021

MADIUN – Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kota Madiun memiliki peranan penting, sebab Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat daerah.

Berdasarkan tanggung jawab dan kinerja apik yang diitunjukkan selama ini, Wali Kota Maidi memeberikan apresiasinya. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja ke XVI Baznas Kota Madiun yang digelar, Kamis (9/12).

“Terima kasih kepada Baznas karena banyak sekali membantu pemkot dalam pengentasan kemiskinan dan khususnya membantu masyarakat yang terdampak Covid,” ungkap wali kota.

Tak hanya itu, wali kota juga menyebut, Baznas selama ini memiliki tanggung jawab yang baik dalam peranannya menjamin kehidupan anak yatim-piatu korba Covid di Kota Madiun. Hal itu seperti laporan beberapa program yang dilaksanakan pada tahun 2021.

Di antaranya Program Madiun Peduli meliputi kegiatan bantuan logistik bagi warga isoman Covid-19, aksi cepat tanggap darurat, bantuan biaya hidup sepanjang hayat dan paket sembako kepada dhuafa. Selain itu juga ada Program Madiun Taqwa meliputi bantuan sarana ibadah, juru marbot, juru kunci makam, hingga bina masjid makmur.

Program Madiun Sehat juga jadi salah satu andalan proker Baznas. Yakni, meliputi bantuan penunjang kesehatan dhuafa, dan alat bantu bagi penyandang difabel dengan total pembiayaan sebesar Rp  32.680.000. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Maidi juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa beasiswa dhuafa berprestasi bagi siswa SMA sederajat senilai Rp 148.800.000, bantuan alat sekolah siswa SD/MI senilai Rp 80 juta, bantuan alat sekolah bagi siswa SMP/MTS sebesar Rp 34.750.000.

Juga bantuan alat sekolah bagi siswa SMA/MA dan bantuan alat sekolah bagi santriwan santriwati yang ada di pondok pesantren sebesar Rp 8.700.000. Tak hanya itu, bantuan bagi mualaf juga diserahkan secara simbolis oleh wali kota senilai Rp 11.700.000.
(ws hendro/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Don`t copy text!