Capai 0,76 Persen, Inflasi Desember Kota Madiun Tertinggi Selama 2021

Di Posting Oleh madiuntoday

3 Januari 2022

MADIUN – Kota Madiun menutup 2021 dengan catatan nilai inflasi tertinggi selama 2021. Yakni, mencapai 0,76 persen pada Desember 2021. Angka inipun lebih tinggi dibandingkan inflasi Jawa Timur sebesar 0,69 persen dan Nasional 0,57 persen di bulan yang sama.

Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny mengungkapkan bahwa tingginya angka inflasi dipengaruhi oleh kenaikan sejumlah komoditas. Antara lain, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, minyak goreng, semangka, beras, cabai merah, jeruk, bayam, dan kangkung.

‘’Komoditas penyumbang inflasi tertinggi adalah cabai rawit. Yakni, dengan andil sebesar 0,3199 persen,’’ tuturnya dalam rilis Inflasi Kota Madiun pada Desember 2021 melalui Zoom Meeting, Senin (3/1).

Henny pun mengatakan, kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, jumlahnya yang terbatas di pasaran. Padahal, jumlah permintaan cukup tinggi. Hal ini juga tak lepas dari gagal panen yang dialami petani selama musim penghujan.

Henny juga menambahkan, angka inflasi tinggi juga dialami oleh tujuh daerah penghitung inflasi lainnya di Jatim. Inflasi tertinggi dialami oleh Kabupaten Sumenep yang mencapai 1,17 persen. Kemudian, disusul Jember yang mencapai 0,91 persen, Probolinggo 0,78 persen, Kediri 0,74 persen, Malang 0,73 persen, Banyuwangi 0,72 persen, dan Surabaya membukukan inflasi terendah, yakni 0,65 persen.

Meski sempat mengalami inflasi tinggi pada Desember 2021, Henny berharap angka inflasi Kota Madiun dapat ditekan mulai Januari 2022. Untuk itu, diperlukan kerjasama seluruh pihak, terutama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sehingga angka inflasi di Kota Madiun tidak melambung tinggi. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

Tidak Ada Kasus Konfirmasi, 12 Sembuh Hari Ini

MADIUN - Kasus sembuh mulai mengemuka. Setidaknya ada 12 sembuh hari ini, Jumat (28/1). Sementara itu, tidak ada penambahan kasus hari ini. Kasus aktif saat ini tinggal 24 kasus. Kesembuhan hari ini datang dari kasus nomor 7293, 7286, 7281, 7280, 7291, 7292, 7298,...

Don`t copy text!