Vaksin Booster Dimulai Besok, Sementara Baru untuk Lansia, Berikut Persyaratannya…

Di Posting Oleh madiuntoday

12 Januari 2022

MADIUN – Pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau terkait pemberian vaksinasi dosis 3 untuk masyarakat. Daerah yang telah memenuhi syarat diperbolehkan melaksanakan vaksinasi booster itu mulai hari ini. Nah, untuk Kota Madiun pelaksanaan vaksinasi dosis 3 bakal dimulai, Kamis (13/1) besok.

‘’Untuk vaksin booster rencananya kita mulai kamis besok. Namun, karena keterbatasan stok vaksin, sementara kita dahulukan lansia dulu,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun dr Denik Wuryani, Rabu (12/1).

Denik menyebut vaksinasi dosis 3 sementara dibuka untuk lansia usia 60 tahun ke atas. Pun, sementara hanya bagi lansia yang dulu mendapatkan vaksin jenis sinovac untuk D1 dan D2. Jika itu terpenuhi, vaksinasi booster juga baru bisa diberikan dengan jarak minimal enam bulan setelah D2. Karenanya, masyarakat perlu mencermati benar syarat untuk vaksin booster tahap pertama ini.

‘’Memang sebenarnya sudah bisa dilakukan untuk 18 tahun ke atas yang sudah vaksin lengkap baik sinovac maupun astrazeneca. Tetapi lagi-lagi, karena keterbatasan vaksin, harus ada yang diprioritaskan dulu. Kenapa lansia? Karena memang ketentuan dari pusat seperti itu. Mungkin alasannya karena lansia dinilai lebih rentan. Maksudnya, dampak yang ditimbulkan kalau terpapar lebih fatal,’’ jelasnya.

Dia menambahkan ada tiga jenis vaksin yang dianjurkan untuk booster. Yakni, astrazeneca, Pfizer, dan moderna. Penggunaannya juga tidak bisa sembarangan. Mereka yang mendapat vaksin jenis sinovac untuk D1 dan D2 bisa mendapatkan jenis pfizer atau astrazeneca untuk boosternya. Sedang, yang mendapat vaksin astrazeneca bisa mendapat jenis moderna. Nah, stok vaksin jenis pfizer dan moderna sementara belum ada di Kota Madiun. Karenanya, vaksin booster sementara baru bisa dilakukan untuk lansia yang dulu mendapat vaksin sinovac. Mereka akan diberikan vaksin booster jenis astrazeneca.

‘’Untuk lokasinya bisa di semua Puskesmas dan rumah sakit yang dikoordinir Dinkes PP dan KB. Masyarakat dengan kriteria tadi bisa langsung datang. Artinya, tidak perlu ada penjadwalan-penjadwalan,’’ pungkasnya. (vincent/agi/madiuntoday)

.

Artikel Terkait

Don`t copy text!