Urai Kemacetan di Perbatasan, Wali Kota-Bupati Sepakat Urai Kendaraan Lewat Jalur Timur

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Mei 2022

MADIUN – Langkah cepat dilakukan Wali Kota Madiun, Maidi bersama Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatasi kemacetan jalur provinsi yang melintasi antar kedua wilayah tersebut. Keduanya bersama Kepala Dinas Perhubungan masing-masing menggelar rapat mendadak di lokasi Festival Pecel Pincuk Kota Madiun 2022, Selasa (3/5) malam. Kedua kepala daerah itu sepakat untuk memecah arus kendaraan untuk mengurai kemacetan.

‘’Ya tadi kita berkoordinasi dengan pak Bupati dan Kepala Dishub untuk mengatasi kemacetan di Nglames. Kendaraan menumpuk di sana tidak bisa masuk,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi.

Wali kota menyebut ada antrian kendaraan yang mau masuk ke Kota Madiun di titik perbatasan tersebut. Baik yang benar-benar ke Kota Madiun walaupun hanya sekedar melintas. Antrian tersebut wajib segera teratasi. Karenanya, koordinasi dilakukan segera. Wali kota menyebut telah disepakati untuk memecah arus mulai hari ini, Rabu (4/5). Sebagian kendaraan bakal dipecah ke timur.

‘’Nanti kita pecah mulai di Nglames ke timur melewati Jalan Kasatrian terus ke daerah Tawangerjo dan Kelun sana,’’ terangnya.

Koordinasi tersebut juga sekaligus menentukan jalur-jalur yang akan dilewati. Rambu petunjuk juga dipasang. Nantinya, kendaraan juga akan melewati wilayah Kelurahan Manisrejo, Kelurahan Munggut, Kelurahan Demangan, hingga sampai di simpang lima Te’an. Tentu bagi kendaraan yang akan menuju Ponorogo, Pacitan, dan lainnya. Sedang, kendaraan yang akan ke barat tentu bisa melewati ring road barat. Dengan begitu beban di jalur tengah akan terkurangi.

‘’Kalau diberikan jalan alternatif kemacetan bisa terurai. Pengendara bisa memilih jalur mana yang sekiranya sesuai dengan tujuan,’’ ungkapnya.

Mudik lebaran kali ini memang sedikit berbeda. Pasalnya, masyarakat sudah dua lebaran dilarang mudik lantaran pandemi Covid-19. Artinya, ini merupakan mudik pertama di masa Korona. Tak heran, antusias masyarakat cukup tinggi. Pengendara diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati. (rama/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait