Penjual Ketupat Mulai Ramai di PBM, Sepuluh Biji Kulit Ketupat Dijual Rp 5 Ribu

Di Posting Oleh madiuntoday

5 Mei 2022

MADIUN – Tradisi lebaran ketupat mulai terasa di Kota Madiun. Setidaknya, penjual kulit ketupat dan lepet mulai terlihat di sejumlah pasar tradisional. Tak terkecuali di Pasar Besar Madiun (PBM). Penjual kulit ketupat dan lepet mudah dijumpai terutama di sepanjang jalan masuk sisi timur hingga ke belakang pasar dan lantai satu. Sepuluh biji kulit ketupat dijual Rp 5 ribu rupiah.

‘’Sudah enam tahun ini saya jualan Ketupat di sini kalau momen lebaran. Hari-hari biasa jualan kripik pisang di Jiwan sana,’’ kata Sundari penjual Ketupat di PBM, Kamis (5/5).

Sundari mengaku sudah tiga hari terakhir berjualan ketupat. Namun, diakuinya masih belum ramai. Sehari dia bisa menjual sampai 700 biji. Sundari menyebut lebaran ketupat memang belum sampai puncaknya. Puncak lebaran ketupat diprediksi pada, Sabtu (7/5) mendatang. Sedang, hari raya ketupat jatuh pada Minggu (8/5) atau sehari berikutnya. Sundari tidak sendiri. Ada puluhan pedagang ketupat lain yang berjualan di PBM.

‘’Kalau hari-hari ini masih sepi. Mungkin nanti mendekati lebaran ketupat, ramainya,’’ jelas Sundari.

Selain kulit ketupat, penjual juga ada yang menjajakan ketupat matang. Ketupat siap saji itu djual Rp 12 hingga 15 ribu per ikat. Sedang, per ikatnya berisi lima biji.

Aktifitas ekonomi di Pasar Besar Madiun (PBM) pada H+3 lebaran memang mulai menggeliat. Masyarakat umum maupun pedagang yang kulakan mulai terlihat silih berganti di PBM. Tidak hanya berburu kulit ketupat dan lepet. Namun, juga belanja yang lainnya. Mulai daging ayam, mracang maupun bumbu dapur. Pengunjung yang datang bukan hanya warga Kota Madiun, tetapi dari daerah sekitar Madiun. (nanda/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait