Sembilan Pekan Berjalan, WSS Masuki Tahap Terakhir
MADIUN - Pelaksanaan Warung Stop Stunting (WSS) memasuki tahap akhir. Kamis (8/12), kegiatan ini telah sampai di tahapan ke-9. Artinya, hari terakhir pemberian asupan gizi bagi anak Stunting dan ibu hamil di 2022.
Hal ini seperti tampak pada kegiatan WSS di tiga kelurahan. Yakni, Kelurahan Klegen, Kelurahan Josenan, dan Kelurahan Nambangan Lor hari ini.
Selama 9 pekan, kegiatan WSS telah menyalurkan bantuan kepada 514 anak Stunting dan 408 ibu hamil di Kota Pendekar. Total anggaran yang dikucurkan Pemkot Madiun mencapai Rp 5,4 miliar.
Adapun bantuan yang diberikan berupa sayur-sayuran segar, buah-buahan, telur, susu formula, dan bahan kebutuhan pokok lainnya. Para peserta juga mendapatkan makanan siap saji dan voucher belanja di lapak UMKM kelurahan senilai Rp 50 ribu.
Tak hanya itu, dalam kegiatan WSS juga disampaikan materi seputar menjaga kehamilan dan merawat bayi agar tidak mengalami Stunting. Tema yang disampaikan pun beragam untuk menambah pengetahuan para calon ibu dan ibu balita.
Saat ini, angka Stunting di Kota Pendekar mencapai 12,4 persen. Meski ada di bawah target nasional, Wali Kota Madiun Maidi tak ingin berpuas diri dan terus berupaya menekan angka Stunting hingga menjadi 0 persen.
Orang nomor satu di Kota Pendekar itupun menargetkan 2024 Kota Madiun bebas dari Stunting. Karenanya, program dan kegiatan hingga sosialisasi pencegahannya terus dilakukan.
"Dengan mencegah Stunting, kita mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih baik lagi," tandasnya. (Rams/luqman/irs/madiuntoday)