Evaluasi Pengelolaan ZIS, Baznas Pastikan Pendistribusian Tercapai 100 Persen dan Tepat Sasaran



MADIUN - Sejak awal Januari hingga 31 Agustus 2023, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun berhasil menghimpun Rp 2,2 miliar zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) dari seluruh elemen masyarakat Kota Madiun. 

Hal ini seperti disampaikan oleh Wakil Ketua Pelaksana Baznas Kota Madiun, Sukamto dalam Rapat Kerja XVIII di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (26/9). 

"Ini baru sebagian. Hingga akhir Desember 2023 nanti prediksi kami ZIS yang terkumpul mencapai Rp 3,2 miliar," ujarnya. 

Angka ini, menurut Sukamto, masih di bawah target pengumpulan ZIS yang telah ditetapkan oleh Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat. Yakni, Rp 3,5 miliar. 

Meski begitu, Sukamto optimis bahwa penyaluran zakat bagi penerima manfaat di Kota Madiun dapat terdistribusi 100 persen. 

Terdapat lima program utama yang menjadi jalur bagi Baznas untuk mendistribusikan ZIS di Kota Madiun. Pertama, Program Madiun Cerdas meliputi kegiatan bantuan alat sekolah, beasiswa produktif, dan beasiswa yatim covid sebesar Rp274,1 juta. 

Kedua, Program Madiun Sehat sebesar Rp 22 juta. Ketiga, Program Madiun Makmur meliputi bantuan usaha untuk janda Rp 154,3 juta. 

Kemudian yang keempat adalah Program Madiun Peduli meliputi aksi cepat tanggap darurat , bantuan fakir sembako rutin, biaya hidup fakir, bantuan rutin panti asuhan, santunan anak yatim/yatim-piatu non panti asuhan, bantuan musafir, dan bedah rumah sebesar Rp 504,8 juta. 

Kelima, Program Madiun Taqwa meliputi bantuan sarana ibadah, marbot, juru kunci makam, sertifikasi tanah waqaf, bantuan kegiatan keagamaan, bantuan guru ngaji, dan bantuan bina masjid makmur sebesar Rp 515,1 juta. 

"Selain itu, masih ada program lainnya yang akan kami salurkan hingga akhir tahun," imbuhnya. 

Sukamto pun berharap, ke depannya pengumpulan ZIS di Baznas Kota Madiun bisa semakin optimal. Karenanya, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar ZIS. Terutama, melalui Baznas Kota Madiun. 

"Sosialisasi sudah dilakukan. Harapannya, ke depan bisa semakin optimal," tandasnya. (Ws Hendro/irs/madiuntoday)