Lagi, Upaya Penipuan Lewat WA Pakai Foto Profil Sekda, Kali Ini Terkait Bantuan Pembangunan Musala




MADIUN – Lagi dan lagi. Aksi upaya penipuan dengan menyaru pejabat seperti tidak ada kapoknya. Seperti kejadian sebelumnya, pelaku melalui aplikasi chatting WhatsApp dan mengatasnamakan Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Tentu lengkap dengan memakai foto Sekda Kota Madiun sebagai foto profilnya.

‘’Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Kami harap masyarakat waspada,’’ kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Noor Aflah, Jumat (29/9).

Pelaku kali ini menggunakan nomor +62 83846950087. Pelaku kali ini menyasar pengurus musala Al Amin. Kebetulan musala sedang dalam pembangunan. Nah, pelaku lantas memanfaatkan momentum itu dengan mengaku akan memberikan bantuan donasi. Biasanya pelaku akan memberikan bukti transfer fiktif namun mengaku kelebihan. Pelaku akan meminta transfer balik sejumlah kelebihan uang yang dimaksud.

Aflah memastikan orang tersebut bukanlah Sekda Kota Madiun. Selain memang bukan nomor milik Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, modusnya pun klasik. Aflah berharap masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan oknum yang mengatasnamakan pejabat daerah. Pun, tidak perlu ditanggapi serius jika mendapatkan pesan dengan modus seperti itu.

‘’Segala bentuk bantuan dari pemerintah memiliki mekanisme tertentu. Yang seperti itu bisa dipastikan upaya penipuan,’’ ungkapnya.

Kejadian serupa pernah terjadi dengan menyaru sejumlah pejabat Pemerintah Kota Madiun. Selain mengaku sebagai Sekda Kota Madiun, ada juga yang mengaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Madiun.

‘’Intinya kami ingin mengimbau masyarakat untuk waspada kalau mendapati modus yang sama. Prinsipnya tetap hati-hati terutama saat mendapati pesan dari nomor baru meski foto profilnya cukup dikenal,’’ pungkasnya. (agi/madiuntoday)