Puasa Lebih Awal, Muhammadiyah Gelar Shalat Tarawih Malam Ini




MADIUN - Jamaah Muhammadiyah di Kota Madiun mulai melaksanakan Shalat Tarawih, Minggu (10/3). Itu karena mereka akan menunaikan ibadah puasa mulai Senin (11/3).

Adapun sejumlah masjid telah menggelar Shalat Tarawih malam ini. Di antaranya, Masjid Islamic Center di Jalan Sumatera, Masjid RSI Siti Aisyah Madiun, Masjid Darussalam Josenan, dan Masjid Baiturrakhiim di Jalan Margobawero.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun Sutomo mengatakan, penetapan awal Ramadhan itu dilakukan dengan menggunakan metode hisab wujudul hilal hakiki. Pun, keputusan tersebut telah ditetapkan sejak awal Januari lalu.

‘’Kami saling menghormati satu sama lain. Silakan yang berpuasa besok (Senin, Red) silakan, yang puasa tanggal 12 juga silakan," ujarnya.

Meski penentuan awal Ramadhan berbeda, Sutomo memperkirakan penetapan Lebaran antara Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan pemerintah akan sama. Yakni, 10 April 2024.

"Diperkirakan Lebarannya sama," imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Madiun Munir. Bahwa, Lebaran antara Muhammadiyah, NU dan pemerintahan nanti bakal jatuh pada tanggal yang sama tahun ini.

"Idul Fitri kemungkinan sama. Tapi, tetap harus menunggu informasi dari pemerintah," jelasnya.

Menurut Munir, perbedaan penetapan awal Ramadhan terjadi karena pemerintah, Muhammadiyah, dan NU menggunakan metode berbeda dalam penentuannya. Muhammadiyah dengan metode hisab, sedangkan pemerintah dan NU menggunakan rukyatulhilal.

"Jadi kalau menggunakan hisab Minggu malam sudah Tarawih dan Senin puasa. Kalau dasarnya rukyatulhilal disepakati ketinggian di atas tiga derajat baru dilaksanakan puasa," tandasnya. (Ws hendro/irs/madiuntoday)