Wujudkan Toleransi Di Kota Pendekar, GKJW – PMII Berbagi Takjil Dan Buka Bersama
MADIUN – Toleransi di Kota Madiun terjalin dengan erat. Maka, tak heran jika kondusivitas kota selalu terjaga. Salah satunya, seperti ditunjukkan oleh jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Madiun bersama dengan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (Stainu) di sekitar Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (23/3) sore.
Dalam kegiatan tersebut, mereka menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan gereja. Tampak pula pegiat lintas agama, lintas budaya, dan gusdurian Madiun di acara tersebut.
‘’Ini wujud toleransi antarumat beragama. Khususnya, di Kota Madiun,’’ ujar Pendeta GKJW Madiun, Brahm Kharismatius.
Menurut Brahm, kegiatan tersebut telah terlaksana rutin setiap tahun. Hal ini juga menunjukkan bahwa komunitas di Kota Madiun dapat hidup berdampingan dengan damai. Serta, mampu bekerja sama dalam kehidupan. Terutama, di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Ketua PMII Komisariat Ronggo Jumeno Stainu Madiun, Dewi Tri Wulandari mengapresiasi kegiatan berbagi takjil lintas agama tersebut. Hal ini, menurut Dewi, sebagai pembelajaran toleransi bagi generasi muda.
“Ini cerminan dari sikap dan prinsip dari toleransi. Semoga ke depannya hal baik seperti ini tetap terlaksana kembali,” harapnya.
Tidak hanya berbagi takjil, jemaat GKJW, komunitas pemuda dari PMKRI, PMII komisariat Stainu, serta pegiat lintas agama Kota Madiun juga menggelar berbuka puasa bersama. Buka puasa bersama dilaksanakan di GKJW, Jalan Panglima Sudirman Kota Madiun. (WS Hendro/irs/madiuntoday)