Seleksi Pelajar Pelopor 2024, Diikuti 50 Pelajar, Dua Terbaik Wakili Kota ke Tingkat Provinsi




MADIUN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun kembali menggelar seleksi untuk Pelajar Pelopor tahun ini. Seleksi penilaian berlangsung selama tiga hari dimulai, Selasa (11/6) lalu. Kegiatan yang berlangsung di kantor Dishub Kota Madiun itu setidaknya diikuti 50 pelajar tingkat menengah atas di Kota Madiun. Dari puluhan tersebut dipilih enam terbaik. Peringkat satu dan dua berhak mewakili Kota Madiun di ajang serupa di tingkat provinsi.

‘’Jadi memang kami mengundang sekolah-sekolah tingkat SMA untuk mengirimkan perwakilannya. Setidaknya 50 peserta untuk tahun ini dan semua tahapan sudah selesai,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Madiun, Tugas Prasetyo.

Setiap peserta wajib mengikuti serangkaian tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, ujian materi, dan juga makalah. Tugas menyebut ujian materi memiliki persentase nilai 15 persen. Sementara makalah memiliki presentase nilai yang paling tinggi. Dari 50 peserta diambil 10 besar di hari ketiga dan berhak mempresentasikan makalahnya kepada penilai.

‘’Peserta memang mendapatkan materi kelalulintasan dari beberapa pemateri. Nah, materi yang diberikan itu akan diujikan sebagai evaluasi. Sepuluh terbaik akan mempresentasikan makalahnya untuk diambil juara satu sampai enam,’’ ungkapnya.

Enam Pelajar Pelopor terbaik 2024 tersebut yakni:

Nama Sekolah Nilai
Ardabilly Idham Aditya SMAN 2 MADIUN 80,00
Muhammad Novrizal Satriyawan SMAN 3 TARUNA ANGKASA 78,98
Saskia Mayandaru Muzaki SMAN 2 MADIUN 76,58
Fadel Tunjung Dhaniswara SMAN 2 MADIUN 72,95
Valen Keysa Prayeta SMAN 2 MADIUN 71,80
Rayhanun Nimas Danisya SMAN 3 TARUNA ANGKASA 71,10

Tugas menambahkan penilaian Pelajar Pelopor merupakan lomba berjenjang hingga tingkat nasional. Pun, Kota Madiun pernah menempatkan wakilnya di tingkat nasional beberapa gelaran sebelumnya. Karenanya, dia berharap capaian apik itu bisa terulang tahun ini.

‘’Dari Kota Madiun ada yang pernah lolos sampai ke nasional. Tentu saja kita berharap itu bisa terwujud kembali,’’ pungkasnya sembari menyebut Pelajar Pelopor berbeda dengan Duta Lalu Lintas. (dspp/agi/madiuntoday)