Kasus Gondongan Pada Anak Mewabah, Dinkes PPKB Imbau Masyarakat Waspada Dengan Terapkan Hidup Bersih dan Sehat




MADIUN – Penyakit gondongan atau parotitis mulai mewabah di sejumlah sekolah di wilayah Kota Madiun. Bahkan, sebagian sekolah mengambil langkah kebijakan mengalihkan kegiatan belajar mengajar dari rumah untuk menanggulangi penyebaran virus.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) segera mengambil tindakan. ‘’Kami sudah bersurat ke puskesmas dan lintas sektor terkait untuk mengantisipasi penularan dengan menjaga kebersihan. Apalagi, banyak yang terserang anak-anak,’’ ujar Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, Selasa (26/11).

Adapun gondongan merupakana penyakit menular disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar parotis (kelenjar penghasil air liur). Sehingga, mengakibatkan pembengkakan di bagian pipi dan rahang.

Sebagai langkah pencegahan, Denik mengimbau agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan. Terutama, bagi anak-anak. Misalnya, dengan mencuci tangan sebelum makan, membawa bekal makan makanan sehat dan bergizi, serta tidak jajan sembarangan.

Meski kasus gondongan jarang membuat penderitanya menjalani rawat inap di rumah sakit, namun penyakit ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Seperti demam, nafsu makan berkurang, hingga nyeri.

Untuk itu, penderita gondongan diimbau untuk cukup tidur dan istirahat, memperbanyak minum air putih, mengompres area bengkak dengan air hangat atau dingin, mengonsumsi makanan lunak, serta minum obat pereda demam dan nyeri sesuai anjuran dokter. Sehingga, dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat gejala gondongan. (Rams/irs/madiuntoday)