KPU Kota Madiun Distribusikan Logistik Pemilu Gelombang Kedua, Pastikan Kelancaran Proses Pemilu
MADIUN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan apel pendistribusian logistik pemilu gelombang kedua pada Selasa (26/11) di Gudang Logistik KPU.
Kepala KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menyatakan bahwa logistik yang didistribusikan kali ini mencakup 550 kotak suara untuk 275 Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta perlengkapan lain seperti daftar pasangan calon, salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT), alat tulis, tanda pengenal petugas KPPS, dan saksi.
“Distribusi ini merupakan tahapan penting dalam memastikan kelancaran pemilu. Seluruh logistik akan diterima Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan sebelum disalurkan ke TPS. Sementara itu, kotak suara akan disimpan di gudang PPS hingga besok pagi sekitar pukul 04.00-05.00 sebelum didistribusikan ke masing-masing KPPS,” jelas Pita Anjarsari.
Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan pemusnahan surat suara yang rusak. Pemusnahan dilakukan terhadap surat suara yang tidak lolos sortir, seperti surat suara yang bernoda, sobek, atau memiliki kesalahan pemotongan.
Sebanyak 70 surat suara untuk Pilwalkot dan 19 surat suara untuk Pilgub dimusnahkan guna memastikan hanya surat suara layak pakai yang digunakan pada hari pemungutan suara.
Pita menambahkan bahwa total surat suara yang didistribusikan hari ini berjumlah 16.580 lembar. Proses distribusi dipastikan selesai dalam satu hari, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, babinsa, dan petugas keamanan lainnya.
“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian, Babinsa, dan petugas Kamtibmas untuk memastikan distribusi logistik berjalan aman dan lancar hingga ke TPS. Logistik selain surat suara, seperti perlengkapan administrasi lainnya, akan kami distribusikan pada H-1 sebelum pemungutan suara,” tuturnya.
Dengan rampungnya distribusi logistik pemilu gelombang kedua ini, KPU Kota Madiun berharap seluruh tahapan pemilu berjalan lancar, transparan, dan bebas dari kendala teknis. Hal ini menjadi upaya bersama untuk memastikan hak pilih warga terlaksana dengan baik.
(Ney/kus/madiuntoday)