Kota Madiun Makin Diminati Investor, Realisasi Investasi Sampai November 2024 Capai 225,95 Persen




MADIUN – Kota Madiun makin diminati investor. Buktinya, nilai investasi jauh melebihi target tahun ini. Data di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun mencatat realisasi investasi mencapai 245,95 persen dari target per November lalu. Besaran itu tampaknya masih akan terus bertambah mengingat tahun anggaran masih berjalan.

Besaran nilai investasi yang masuk di Kota Madiun Januari-November ini mencapai Rp 479,6 miliar. Sementara target investasi tahun ini sebesar Rp 195 miliar. Plt Kepala DPMPTSP melalui Koordinator Penanaman Modal DPMPTSP Kota Madiun, Nuning Udayanah Nurfiati menyebut besaran investasi juga meningkat dibanding capaian 2023 lalu. Capaian 2023 lalu sebesar Rp 236,3 miliar.

‘’Tahun ini ada investor baru yang masuk dengan modal besar. Seperti RS Hermina, RS Darmayu, Superindo (PMA), dan investor UMK lainnya,’’ ungkapnya.

Kota Madiun memang seksi di mata investasi. Besaran nilai investasi juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai investor terus bermunculan untuk mengembangkan usahanya di Kota Pendekar. Apalagi, Pemerintah Kota Madiun juga terbuka terhadap investor. Bahkan, siap membantu untuk kemudahan investasi. Alhasil meningkatkan minat investasi di Kota Pendekar.

‘’Kota Madiun sangat welcome untuk investor yang minat berinvestasi ke Kota Madiun. Hal itu bisa dilihat dari potensi dan peluang investasi mengisi minat investasi di link peta investasi Kota Madiun. Yakni di investasi.madiunkota.go.id,’’ imbuhnya.

Nuning berharap tren positif ini akan terus terjaga. Pemerintah tentu tidak tinggal diam. Salah satunya, dengan menghadirkan terobosan-terobosan baru. Salah satunya, Peceland. Konsep tempat wisata miniatur Kota Madiun itu berpotensi mendatangkan investor besar.

‘’Tentunya kami juga selalu berusaha dengan inovasi-inovasi layanan. Salah satunya, layanan jemput bola. Kemudahan-kemudahan berizin ini juga menjadi faktor penting meningkatnya minat investor di Kota Madiun,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)