Usai Hujan Deras Semalam, Plt Wali Kota Langsung Cek RTH dan Kontrol Kebersihan
MADIUN – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun tampaknya memberikan perhatian tersendiri akan kebersihan. Pengecekan pun kembali dilakukan melalui gowes bersama, Rabu (8/4). Kali ini, Plt wali kota berkeliling untuk melihat kebersihan di Taman Hijau Demangan (THD) dan Kampung Jepang. Hal itu penting mengingat hujan cukup deras mengguyur wilayah Kota Madiun malam sebelumnya. Tak hanya kontrol kebersihan, Plt wali kota juga melihat fasilitas dan kondisi bangunan secara menyeluruh.
‘’Ini tadi kita cek Lapangan Demangan, kita cek kebersihannya apalagi setelah kemarin hujan deras,’’ kata Plt wali kota.
THD memang menjadi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) pilihan di Kota Madiun. Di sana ada beragam fasilitas untuk anak dan keluarga. Seperti Kids Library, taman bermain, olahraga, dan lain sebagainya. Tak ayal, THD menjadi taman edukasi dan masuk dalam penilaian Kota Layak Anak (KLA). Hujan deras memang cukup berdampak di THD. Sejumlah genangan pun terlihat. Plt wali kota langsung menginstruksikan untuk dilakukan pembersihan dan penanggulangan agar masalah teratasi.
Selain itu, Plt wali kota juga meninjau bagian lapak para pedagang. Pemerintah Kota Madiun sudah menyediakan bangunan baru. Lapak-lapak dengan bangunan semi permanen nantinya akan dipindahkan ke fasilitas anyar tersebut. Harapannya, agar THD semakin rapi dan tidak terlihat kumuh.
‘’Ada beberapa yang harus diperbaiki, PKL akan dipindahkan ke bagian yang sudah jadi. Untuk memaksimalkan edukasi, juga akan kita komunikasikan dengan perpustakaan,’’ imbuhnya.
Setelahnya, Plt meninjau Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo. Kampung Jepang juga sudah banyak dikunjungi masyarakat. Namun, kondisinya memang belum maksimal. Hujan juga memunculkan sejumlah genangan.
‘’Untuk di Kampung Jepang, tadi saya minta paparan grand desainnya seperti apa, banyak yang datang tapi kondisinya belum maksimal,’’ ujarnya.
Plt wali kota memang memanfaatkan gowes untuk merespon apa yang disampaikan masyarakat. Seperti kondisi THD dan Kampung Jepang paska hujan deras kemarin. Selain itu, gowes juga untuk melihat potensi wisata untuk bisa lebih dikembangkan.
‘’Kami merespon apa yang disampaikan masyarakat khususnya dalam menjaga kota, selain itu juga melihat potensi pariwisata untuk dikembangkan lagi. Kita melihat mana-mana yang perlu direvitalisasi,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)