Sukses Tekan Stunting Di Bawah Target Nasional, Kota Madiun Jadi Percontohan Kabupaten Sumenep



MADIUN - Upaya penanganan Stunting yang dilakukan Pemkot Madiun telah menunjukkan hasil yang signifikan. Saat ini, angka Stunting di Kota Pendekar adalah 12,4 persen. Angka inipun lebih rendah dibandingkan target nasional untuk menekan angka Stunting hingga 14 persen pada 2024 mendatang. 


Keberhasilan inipun mengundang perhatian daerah lain. Salah satunya, Kabupaten Sumenep. Untuk itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep pun datang ke Kota Madiun untuk melakukan studi tiru, Kamis (1/9). 


Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota, kedatangan rombongan dari Kabupaten Sumenep disambut langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi dan Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi. 


Dalam kesempatan itu, wali kota pun memaparkan sejumlah upaya yang telah dilaksanakan Pemkot Madiun untuk memerangi Stunting. 


"Program ini dimulai tidak hanya sejak ibu hamil tapi juga calon pengantin," tuturnya. 


Wali kota mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan KUA untuk memantau pendaftaran nikah. Jika ada calon pengantin yang usianya masih di bawah umur akan mendapatkan perhatian lebih. Diharapkan, tidak terjadi pernikahan dini di Kota Pendekar. 


Kemudian untuk ibu hamil, Pemkot Madiun menyediakan berbagai makanan bergizi agar kebutuhan nutrisi tercukupi. Baik untuk ibu dan calon buah hatinya. 


Setelah lahir pun, gizi dan tumbuh kembang bayi pun dipantau secara rutin melalui posyandu. 


"Kalau ada yang kekurangan, akan diberi makanan tambahan," imbuhnya. 


Tidak hanya itu, berbagai pembangunan kota juga dilakukan Pemkot Madiun. Tujuannya sebagai upaya pengentasan kemiskinan warga. Dengan begitu diharapkan seluruh masyarakat sejahtera dan bisa memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.


Sementara itu, Sekretaris TP PKK Kabupaten Sumenep Diah Suryani Agus berharap kedatangan ke Kota Madiun hari ini bisa membawa manfaat bagi Kabupaten Sumenep. Terutama, dalam hal penanganan Stunting. 


"Juga bisa berprestasi seperti PKK Kota Madiun," ujarnya. 


Dalam kunjungan kerja ini, tim Kota Madiun juga mengajak TP PKK Kabupaten Sumenep untuk berkeliling melihat Kota Madiun. Antara lain, ke Posyandu Manggis Kelurahan Winongo, Taman Sumber Wangi, Ngrowo Bening, dan berakhir di Bumi Semendung. (WS Hendro/irs/diskominfo)




// Initialise Carousel const mainCarousel = new Carousel(document.querySelector("#mainCarousel"), { Dots: false, }); // Thumbnails const thumbCarousel = new Carousel(document.querySelector("#thumbCarousel"), { Sync: { target: mainCarousel, friction: 0, }, Dots: false, Navigation: false, center: true, slidesPerPage: 1, infinite: false, }); // Customize Fancybox Fancybox.bind('[data-fancybox="gallery"]', { Carousel: { on: { change: (that) => { mainCarousel.slideTo(mainCarousel.findPageForSlide(that.page), { friction: 0, }); }, }, }, });