Bawa Soto Bernarkoba ke Lapas, Ibu Warga Nganjuk Terpaksa Berurusan dengan Petugas


MADIUN – Ada saja cara penyelundupan narkoba ke lembaga pemasyarakatan (Lapas). Seperti yang terjadi di Lapas Pemuda Madiun ini pada Selasa (23/8) lalu. Narkoba jenis sabu-sabu tersebut diselundupkan pengunjung berinisial P berjenis kelamin perempuan warga Nganjuk ke dalam soto ayam yang dibawanya. Soto ayam bernarkoba itu hendak diberikan kepada anaknya yang sedang menjalani program pembinaan di Lapas tersebut. Aksi tersebut digagalkan petugas saat pemeriksaan. 


Dikutip dari Humas Kemenkumham Jatim, petugas loket pemeriksaan curiga pada kepala ayam lauk soto tersebut. Leher ayam pada soto tersebut terlihat lebih besar dan menggelembung. Petugas pemeriksa lantas menggunting leher ayam itu dan memang sedikit kesulitan karena seperti ada benda lain yang mengganjal. Petugas pun membongkarnya. 


‘’Ada tiga bungkusan plastik hitam yang diselundupkan dalam tiga leher ayam yang berbeda,’’ kata Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji. 


Tiga bungkusan hitam itu, lanjutnya lalu diperiksa. Ternyata di dalamnya terdapat benda berwujud kristal yang dibungkus plastik klip. Petugas menduga bungkusan itu narkoba jenis sabu. Benda haram itu memiliki berat, 5,36 gram. 


Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan menambahkan petugasnya langsung mengamankan P yang merupakan warga Nganjuk beserta barang bukti. Setelah diinterogasi, P mengatakan bahwa dirinya hendak mengitipkan barang dan makanan untuk anaknya berinisial AP. Petugasnya langsung menghubungi Satreskoba Polres Madiun Kota. AP mengaku soto tersebut merupakan titipan dari narapidana lain berinisial SA.


‘’Ibu P mengaku dititipi oleh teman SA yang menemuinya di jalan saat menuju lapas,’’ terang Nova.


Saat ini baik AP maupun SA mendapatkan sanksi pengasingan di sel khusus. Hal ini sebagai bentuk komitmen lapas untuk memberikan kemudahan penyidik kepolisian dalam melakukan pengembangan perkara. 


‘’Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, karena kami berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika,’’ tegas Nova. (Humas Kemenkumham Jatim/agi/madiuntoday)




// Initialise Carousel const mainCarousel = new Carousel(document.querySelector("#mainCarousel"), { Dots: false, }); // Thumbnails const thumbCarousel = new Carousel(document.querySelector("#thumbCarousel"), { Sync: { target: mainCarousel, friction: 0, }, Dots: false, Navigation: false, center: true, slidesPerPage: 1, infinite: false, }); // Customize Fancybox Fancybox.bind('[data-fancybox="gallery"]', { Carousel: { on: { change: (that) => { mainCarousel.slideTo(mainCarousel.findPageForSlide(that.page), { friction: 0, }); }, }, }, });