Dibuka Sampai 14 April Mendatang, Begini Syarat Pendaftaran Komponen Cadangan



MAGETAN – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan kembali membuka pendaftaran pembentukan Komponen Cadangan (Komcad). Pendaftaran sudah dibuka sejak 2 Januari lalu dan akan ditutup 14 April mendatang. Nah, untuk masyarakat Kota Madiun cukup diuntungkan jika ingin menjadi bagian dari Komcad tahun anggaran 2023 ini. Khususnya untuk Matra Angkatan Udara. Pasalnya, dekat dengan Lanud Iswahjudi sebagai lokasi verifikasi berkas. 


‘’Jadi pendaftarannya secara online. Semua berkas yang dibutuhkan diunggah di website dan yang dinyatakan lolos administrasi, berkas yang asli bisa diserahkan ke Lanud terdekat. Kalau Kota Madiun dan sekitar ya di Lanud Iswahjudi sini,’’ kata Paban VI/Taswilud Spotdirga Mabes TNI AU, Kolonel Kal Agung Purwadi saat sosialisasi pembentukan Komcad Matra AU 2023 di Gedung Dede Suwenda RSAU dr Efram Harsana Lanud Iswahjudi, Selasa (7/2).


Persyaratan pendaftaran juga tidak ribet. Mulai surat lamaran, KTP, KK, surat keterangan dari lurah atau kepala desa, SKCK, ijazah terakhir, foto ukuran 4x6, surat keterangan sehat, daftar riwayat hidup, dan mendatangani surat pernyataan kesanggupan untuk mengikuti pelatihan dasar kemiliteran. Peserta berusia 18-35 tahun. Agung menyebut semua persyaratan cukup dikirimkan secara online terlebih dahulu di laman website https://komcad.kemhan.go.id. Namun, tentu wajib membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut. 


‘’Sampai saat ini sudah ada 26 orang pendaftar dari Madiun. Kalau totalnya sudah ada 760 lebih dari seluruh Jawa atau rayon 1. Waktunya masih panjang, masih sampai 14 April nanti,’’ ungkapnya.


Berkas yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi dan hanya diambil 750 pendaftar. Mereka selanjutnya berhak mengikuti tahapan seleksi kompetensi yang meliputi uji kesehatan, uji kemampuan, uji pengatuan, dan uji sikap. Dari 750 peserta itu akan diambil 500 orang. Sebanyak 500 peserta itu selanjutnya berhak mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) di Lanud Sulaiman Bandung. Tentu saja setelah dilakukan penetapan dan diberikan nomor induk.


‘’Pelatihan selama tiga bulan. Selama pelatihan, peserta mendapatkan uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan, dan pelindung jaminan kecelakaan kerja dan kematian,’’ imbuhnya sembari menyebut uang saku tahun ini sebesar Rp 2 juta perbulan jika tidak ada perubahan.


Agung menyebut untuk Matra AU memang hanya ada 500 kuota tahun ini. Pun, tidak dibuka untuk perempuan. Sebab, lokasi pelatihan khusus perempuan tengah dipakai Wanita Angkatan Udara (Wara). Sedang, untuk tahun lalu, terdapat 15 peserta perempuan Komcad Matra AU. Agung menyebut untuk perempuan bisa mendaftar di Matra AD maupun AL. Namun, di rayon lain. Dari tiga Matra tersebut, ada sebanyak 2.500 peserta Komcad tahun ini. Yakni, Matra AD sebanyak 1.500 peserta. Sedang, Matra AL dan AU masing-masing 500 peserta. 


‘’Komcad memiliki masa aktif dan tidak aktif. Masa aktif seperti saat pelatihan-pelatihan. Setelahnya peserta dikenbalikan ke profesi masing-masing dan berstatus tidak aktif. Namun, tetap tercatat sebagai Komcad dan siap dimobilisasi saat dibutuhkan hingga memasuki masa pensiun di usia 48 tahun,’’ terangnya sembari menyebut juga ada pelatihan penyegaran secara berkala.


‘’Jadi pada prinsipnya Komcad ini bertujuan untuk memperkuat komponen utama. Yakni, TNI. Kami berharap masyarakat memahami adanya pembangunan postur pertahanan berupa komponen cadangan ini untuk kedaulatan NKRI. Bagi yang memenuhi syarat kami harap bisa mendaftar mengikuti seleksi agar kami bisa mencari yang terbaik,’’ jelasnya. 


Agung menyebut anggota Komcad juga diuntungkan jika ingin masuk TNI. Kendati tetap mengikuti seleksi sesuai prosedur, anggota Komcad paling tidak diuntungkan karena sudah lebih terlatih. Baik secara mental maupun fisik. Sebab, sudah mengikuti kesamaptaan setidaknya selama tiga bulan. (dspp/agi/madiuntoday)