Konsumsi Naik 30 Persen, Pertamina Pastikan BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran
MADIUN – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun memastikan kesiapan penuh dalam menjaga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG aman dan terkendali.
Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Madiun, Kadek Dwi Ariyanto mengungkapkan, Pertamina telah mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi BBM dengan menyiapkan tambahan stok sejak H-7 Lebaran. Secara keseluruhan, diperkirakan terjadi kenaikan konsumsi hingga sekitar 30 persen dibandingkan kondisi normal pada periode tersebut.
“Peningkatan ini sudah kami prediksi sejak minggu lalu dan akan terus berlangsung hingga Hari Raya Idul Fitri. Kami juga telah memetakan sejumlah lembaga penyalur yang menjadi prioritas mitigasi untuk memastikan distribusi tetap lancar di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, secara tahunan tren konsumsi BBM dan LPG pada 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 16 persen untuk seluruh produk. Dari sisi pasokan, Pertamina memastikan kondisi tetap stabil dengan rata-rata ketersediaan mencapai 7.500 kiloliter (KL) per hari. Stok tersebut terus diperbarui melalui suplai rutin dari kilang di wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya dan sekitarnya.
“Stok kami bergerak setiap hari dan selalu terjaga. Distribusi juga didukung armada mobil tangki yang beroperasi secara intensif, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.
Untuk menjamin kelancaran distribusi selama periode mudik dan Lebaran, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Madiun selama 24 jam penuh sejak 9 Februari hingga 1 April 2026 dalam skema Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri.
Kadek menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan energi. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam melakukan pembelian.
“Kami pastikan stok aman, distribusi berjalan lancar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama ramadan, arus mudik dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik tanpa kendala berarti.
(Dspp/rat/madiuntoday)