Peduli Sesama, Sejumlah Instansi, Organisasi, Dan Lembaga Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Di Jalan Bali Gang V



MADIUN – Bantuan bagi korban bencana kebakaran di Jalan Bali Gang V terus berdatangan dari berbagai penjuru. Salah satunya, dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Madiun yang melaksanakan penyerahan bantuan pada Rabu (8/2).

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Madiun Suyoto Harjo Wiyono yang hadir bersama jajarannya pun memberikan bantuan berupa uang tunai dan seragam sekolah bagi korban kebakaran. ‘’Salah satu anggota keluarga adalah anggota Pramuka. Melalui bantuan ini harapannya bisa meringankan beban bagi korban bencana,’’ ujarnya.

Hal serupa juga dilakukan oleh SMP Negeri 1 Madiun. Di hari yang sama, Kepala SMPN 1 Madiun Sujitno bersama perwakilan guru, OSIS, dan paguyuban orang tua mendatangi lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan berupa uang, sembako, pakaian layak pakai, dan seragam sekolah.

Sujitno menuturkan, penggalangan bantuan telah dilakukan sejak Selasa (7/2). Masing-masing siswa memberikan bantuan sukarela. Baik berupa uang, barang, maupun sembako. Kemudian, bantuan diserahkan kepada perwakilan OSIS sebagai koordinator. Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 29 juta.

Lebih lanjut, Sujitno menjelaskan bahwa penggalangan bantuan tidak semata dilakukan karena salah seorang korban kebakaran merupakan siswa SMPN 1 Madiun. Namun, sebagai upaya menanamkan kepedulian siswa terhadap orang-orang yang tertimpa musibah.

‘’Begitu pula di sekolah lain yang mengalami musibah, sebisa mungkin kami bantu,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Sugi Wardana selaku perwakilan keluarga sekaligus korban kebakaran mengapresiasi berbagai bantuan yang diterimanya. ‘’Terima kasih karena banyak yang peduli. Selanjutnya, kami akan menata lagi,’’ ujarnya.

Dalam musibah kebakaran pada Senin (6/2) itu ada dua rumah, satu mobil, empat sepeda motor, satu gerobak dagang, dan satu gerobak motor hangus ditelan si jago merah. Sugi pun mengungkapkan bahwa tidak banyak yang tersisa dari musibah tersebut. Bahkan, seluruh dokumen penting ikut hangus terbakar. Termasuk, buku pelajaran anak-anaknya.

Selain Kwarcab Pramuka Kota Madiun dan SMPN 1 Madiun, sebelumnya bantuan juga disalurkan oleh BPBD Kota Madiun dan PMI Kota Madiun. Saat ini, para korban pun mengungsi di rumah keluarga terdekat. (WS Hendro/Ney/irs/madiuntoday)