Tahun Ini Pemkot Revitalisasi Pasar Mojorejo dan Pasar Barang Bekas, Tahun Depan Sentuh Proliman sampai Rimba Mulya
MADIUN – Kawasan baru nan menarik bakal muncul di Kota Madiun. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun setidaknya menggagas lima titik kawasan baru untuk dihadirkan di Kota Pendekar. Dua di antaranya bakal digas tahun ini.
‘’Kita sudah punya PSC dan sekitarnya. Tetapi kita butuh yang baru agar wisatawan tidak bosan dan malah semakin banyak yang datang,’’ kata Plt wali kota usai pembinaan dan rakor bersama pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Selasa (26/5).
Lima kawasan yang digagas yakni, Pasar Mojorejo, Pasar Barang Bekas Jalan Hayam Wuruk, Pembangunan Kawasan Proliman Patung Pendekar, Pembangunan Sentra Kuliner Rimba Darma, dan Pembangunan Sport Center di Rimba Mulya. Pasar Mojoreo dan Pasar Barang Bekas di Jalan Hayam Wuruk ditarget mulai pembangunan Juli-Agustus nanti.
‘’Jadi polanya kita ubah. Pembangunan yang akan dilaksanakan harus dipaparkan dulu. PU juga harus mengajak dinas terkait. Yakni, dinas yang akan memanfaatkan, yang maintenance, dan yang akan bertanggung jawab setelah jadi nanti. Jadi sekarang pembangunan tidak bisa hanya satu dinas,’’ imbuh Plt wali kota.
Pasar Mojorejo dan Pasar Barang Bekas di Jalan Hayam Wuruk tersebut akan direvitalisasi. Namun, ada beberapa pembenahan. Seperti konektifitas desain dengan kebutuhan di lokasi. Plt wali kota berharap untuk bisa segera tancap gas agar dapat segera dikerjakan.
Sementara untuk pembangunan kawasan baru ada di Proliman Tugu Pendekar, Rimba Darma, dan Rimba Mulya. Akhir tahun ini perencanaan ditarget beres. Tahun depan, langsung eksekusi. Plt wali kota menyebut kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar merupakan kawasan padat kendaraan. Di sana juga sudah ada galeri Dekranasda. Hal itu tentu modal besar. Kawasan akan dibuat menarik agar semakin ramai. Tak hanya itu, kawasan juga akan dikoneksikan dengan sentra kuliner Rimba Darma hingga sport center di Rimba Mulya. Artinya, bakal ada satu kawasan yang menarik untuk berolahraga, wisata kuliner, dan oleh-oleh kerajinan produk Dekranasda.
‘’Secara total saya puas. Dalam artian apa yang diinginkan Pemkot sudah bisa langsung ditangkap teman-teman PU,’’ ungkapnya. (rams/agi/madiuntoday)