Dari Perayaan Menuju Agenda Rutin, Seni Budaya Pasar Kawak Gedongan Terus Dikembangkan



MADIUN – Kreativitas warga melalui pertunjukan seni tradisional di Pasar Kawak Gedongan tidak akan berhenti sebagai bagian dari perayaan semata. Potensi tersebut akan terus dikembangkan sebagai ruang tumbuh seni budaya sekaligus memperkuat geliat kebudayaan di Kota Madiun.

Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendorong agar panggung seni di kawasan tersebut terus dipertahankan dan dikembangkan menjadi agenda rutin. Hal itu disampaikan saat menghadiri Bersih Desa Kelurahan Manguharjo sekaligus tasyakuran satu tahun Pasar Kawak Gedongan, Minggu (12/7).

Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mampu menghadirkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari karawitan, tari daerah, hingga pementasan ketoprak. Menurutnya, kreativitas para seniman lokal memiliki potensi besar untuk terus diasah dan dikembangkan.

“Ini sudah bagus. Tinggal terus dilatih agar semakin matang. Pertunjukan seperti ini saya minta untuk terus dikembangkan di Pasar Kawak Gedongan,” ujarnya.

Dengan begitu, pengembangan panggung seni tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku seni lokal untuk semakin berkembang. Tidak hanya berhenti pada satu kegiatan, tetapi akan terus dikembangkan dan mampu tampil dalam pertunjukan yang lebih besar.

Hal tersbut juga menjadi rencana Plt Wali Kota Madiun untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI mendatang. Ribuan penari lokal  diminta untuk terlibat dalam pertunjukan tarian kolosal yang akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan.

“Insyaallah nanti saat HUT RI akan kita tampilkan lebih besar lagi. Akan melibatkan sekitar 2.000 sampai 3.000 penari asli Kota Madiun,” pungkasnya. 

(dspp/im/madiuntoday)