Diikuti Lebih dari 50 Peserta, Wisata Religi dan Heritage Makin Diminati Warga



MADIUN – Wisata Religi dan Heritage kembali mengemuka, Sabtu (11/7). Paket wisata gratis yang digagas Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) tersebut terbukti semakin diminati masyarakat. Setidaknya, lebih dari 50 peserta mengikuti kegiatan kali ini. Seperti diketahui, Wisata Religi dan Heritage resmi di-launching pada Februari lalu dan sudah mengemuka setidaknya lima kali ini.

Seperti giat serupa sebelumnya, wisatawan yang sudah mendaftar sebelumnya bakal disajikan tiga lokasi wisata. Yakni, Masjid Kuncen dan Masjid Taman untuk wisata religi serta Balai Kota Madiun untuk wisata heritage. Kegiatan dimulai dari area parkir Jalan Jawa dan langsung menuju ke destinasi pertama. Kegiatan ini difasilitasi Pemkot Madiun dengan mengendarai Madiun Bus on Tour (Mabour).

‘’Perasaannya senang, bahagia, dan sekaligus bisa tahu tentang sejarah Kota Madiun,’’ kata Lutfi Adiansyah, salah seorang peserta. 

Kegiatan memang menyenangkan. Peserta tidak sekedar naik bus kemudian melihat-lihat lokasi tujuan. Tetapi sudah ada pemandu di tiap lokasi yang menjelaskan secara rinci. Artinya, peserta mendapatkan informasi sekaligus wawasan yang lengkap. Selain itu, peserta juga melihat langsung ke sekeliling. Seperti diketahui, di Masjid Kuncen dan Masjid Taman juga terdapat makam-makam pemimpin Madiun terdahulu. 

‘’Harapannya situs budaya di Kota Madiun ini dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai rusak, pemerintah harus benar-benar menjaga agar generasi ke depan tidak hanya mendengar cerita,’’ harapnya.

Kegiatan wisata heritagae di Balai Kota Madiun juga tak kalah menariknya. Peserta diajak keliling ke bangunan era Belanda yang sekarang menjadi kantor wali kota dan wakil wali kota tersebut. Balai Kota Madiun memang salah satu bangunan cagar budaya. Peserta juga mendapatkan informasi dan wawasan dari guide yang disiapkan di balai kota. Informasi tentang sejarah tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri. 

‘’Gratis, mulai pendaftaran naik busnya, semuanya gratis,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)