Disempurnakan Lagi, Pemkot Tambah Joglo, Tempat Makan, dan Kamar Mandi di Lapak Bumi Semendung Tahun Ini




MADIUN – Keberadaan Lapak Bumi Semendung Kelurahan Klegen terus dimaksimalkan. Penyempurnaan kembali dilakukan tahun ini. Setidaknya, Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan Rp 350 juta untuk penambahan joglo serta tempat makan pengunjung. Pembangunan bakal dikerjakan tahun ini. 

‘’Tahun ini kita mendapatkan anggaran pembangunan untuk penambahan satu joglo dan tempat makan pengunjung sama tambahan kamar mandi. Pekerjaan ada di Dinas PU,’’ kata Lurah Klegen, Endro Suwandi, Jumat (10/2).

Seperti diketahui Lapak Semendung memang terus dioptimalkan. Nyaris setiap tahun terdapat pembangunan untuk penyempurnaan. Sebelumnya, di lapak tersebut juga dilakukan pembangunan akses jalan dan penambahan lapak. Endro menyebut untuk tahun ini pengembangan lapak di fokuskan fasilitas untuk pengunjung. Mulai joglo, tempat makan, dan kamar mandi. 

‘’Ada banyak masyarakat yang berkegiatan di lapak. Bahkan, beberapa sering lebih dari 100 orang. Karenanya, joglo kita tambah,’’ ungkapnya. 

Pembangunan joglo tambahan itu rencananya sisi barat joglo yang sudah ada. Artinya, nanti bakal berdekatan dengan joglo lama. Harapannya, bisa menampung banyak pengunjung tetapi tidak terpisah jarak cukup jauh. Konsep Lapak Semendung memang seperti wisata Svarga Bumi. Antara satu tempat dan tempat lainnya terpisah areal persawahan. 

‘’Karena banyak pengunjung, fasilitas kamar mandinya juga perlu kita tambah. Termasuk tempat makannya,’’ jelasnya. 

Endro menyebut sejak lapak diresmikan, memang banyak pengunjung yang datang. Apalagi, saat akhir pekan. Apalagi, ditambah dengan giat pasar krempyeng dari warga sekitar. Lapak juga kerap dikunjungi instansi sekolah sebagai tempat edukasi. Bahkan, juga datang dari luar Kota Madiun. Lapak memiliki sejumlah kuliner unggulan seperti pipes kopyor, jenang, dan lain sebagainya. 

‘’Lapak ini terbukti mendongkrak perekonomian lokal. Untuk di Kelurahan Klegen juga sering menjadi jujukan studi banding. Jadi keberadaannya terus kita optimalkan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)