Tingkatkan Kualitas Kepelatihan, Pelatih Basket Kota Pendekar Ikuti Penataran
MADIUN – Peningkatan kualitas atlet cabang olahraga (cabor) bola basket di Kota Madiun terus ditingkatkan. Kali ini, bukan dari atletnya. Namun, dari sang pelatihnya. Sejumlah guru dan pelatih basket di Kota Madiun mengikuti penataran pelatih bola basket berlisensi C beberapa waktu lalu. Penataran tersebut diharap meningkatkan kemampuan pelatih yang harapannya juga semakin meningkatkan kualitas atlet basket di Kota Pendekar.
‘’Jadi kami memang mewajibkan semua pelatih dan wasit minimal berlisensi C. Kalau tidak, tidak bisa mendampingi klubnya,’’ kata Ketua Perbasi Kota Madiun, Bagus Panutun, Senin (6/3).
Bagus optimis pelatih yang jempolan juga akan mencetak atlet yang berkualitas. Karenanya, kemampuan pelatih juga harus berkualitas. Hal itu, salah satunya dapat dibuktikan dengan lisensi kepelatihan. Tak ayal, pihaknya memberikan kewajiban kepada setiap pelatih untuk berlisensi.
‘’Antusias pelatih dari Kota Madiun juga cukup besar ya. Dari total 47 peserta yang mengikuti penataran pelatih, lebih dari 15 di antaranya dari Kota Madiun,’’ imbuhnya.
Kota Madiun memang terpilih menjadi tuan rumah penataran pelatih bola basket berlisensi C dari Perbasi Pengprov Jawa Timur. Kegiatan berlangsung selama empat hari mulai, Kamis (2/3) sampai Minggu (5/6) kemarin. Materi yang diberikan beragam. Mulai teori hingga praktik. Bagus berharap pelatih di Kota Madiun bisa semakin meningkatkan kemampuannya dari penataran tersebut.
‘’Kualitas atlet tentu saja tidak dapat dipisahkan dari peran pelatih. Karenanya, kemampuan pelatih juga harus terus ditingkatkan. Kalau pelatihnya bagus, harapan kami bisa memoles atlet-atletnya. Dengan begitu cabor basket di Kota Madiun juga semakin berkualitas,’’ ungkapnya.
Dia menambahkan atlet yang berkualitas tentu semakin membuka peluang untuk meraih prestasi. Bagus menyebut basket di Kota Madiun sejatinya juga cukup punya nama di Jawa Timur. Bahkan, menjadi barometer. Itu bukan tanpa sebab. Tim basket 3x3 putri Kota Madiun pernah menjuarai tingkat Jawa Timur pada 2022 lalu. Tim lantas berhak mewakili provinsi di tingkat provinsi pada Februari 2023 kemarin. Sayang, perjuangan tim harus terhenti saat berhadapan dengan tim DKI Jakarta. Bagus menyebut tim Jakarta dihuni pemain-pemain nasional.
‘’Di gelaran Porprov kemarin tim basket kita juga masuk semifinal. Artinya, basket Kota Madiun itu cukup menjadi perhatian di tingkat provinsi Jawa Timur,’’ terangnya.
Berbagai event pun disiapkan. Salah satu yang terbesar Wali Kota Cup yang rencananya di gelar bersamaan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun. Selain itu, juga terdapat sejumlah event dari intansi dan klub. Bagus menyebut pihaknya memang mewajibkan klub untuk menggelar kejuaraan minimal sekali dalam satu tahun. Hal itu diharap semakin menggeliatkan cabor basket di Kota Pendekar.
‘’Prinsipnya upaya-upaya ini demi menggeliatkan cabor basket dan juga peningkatan kualitas atlet kota kita,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)