Sah, Inovasi Kartika KIM Pandan Arum Sabet Top 5 Champions Lomba Inovasi Dunia



MADIUN – Inovasi Kampung Penggerak Literasi TIK (Kartika) KIM Pandan Arum Kelurahan Pangongangan resmi jadi Top 5 Champion Project World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2023. Piagam penghargaan sudah diberikan pihak International Telecommunication Union (ITU), salah satu badan khusus PBB di Jenewa, Swiss, Rabu (15/3) siang waktu setempat. Penerima piagam penghargaan diwakilkan Tenaga Ahli Mentri Kominfo Bidang Literasi Digital dan Budaya Digital, Donny Budi Utoyo. Piagam segera dibawa ke tanah air untuk diberikan kepada Pemerintah Kota Madiun.

‘’Saya tidak jadi berangkat karena sudah diwakilkan dari orang Kementerian Kominfo. Ini hebat ya, luar biasa,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi, Kamis (16/3).

Hebat karena hanya ada lima inovasi dari seluruh dunia yang mendapat penghargaan. Salah satunya, dari Kota Madiun tersebut. Empat lainnya inovasi dari Argentina, Filipina, Tunisia, dan Kenya. Inovasi dari KIM Pandan Arum tersebut masuk kategori Enabling Environment. Dari lima tersebut juga dipilih satu yang terbaik. Dan inovasi dari Argentina yang berhasil menjadi winner. Wali kota menyebut capaian top 5 tersebut sudah luar biasa. Apalagi, lawannya dari seluruh dunia. 

‘’Ini sudah luar biasa. Ini membuktikan bahwa inovasi dari kota kecil seperti kota kita bisa mendunia. Bisa mewakili nasional di internasional,’’ ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua KIM Pandan Arum Kelurahan Pangongangan, Muhammad Yulian Firdaus. Ferry –sapaannya- mengaku sudah sangat bangga dengan capaian top 5 tersebut. Menurutnya, persaingan cukup berat. Dia mengaku capaian tersebut akan menjadi pelecut semangat untuk lebih baik ke depan. Khususnya dalam berkegiatan dan berinovasi. 

‘’Inovasi kami ini kan inovasi literasi, tentu saja akan lebih kita giatkan lagi upaya-upaya literasi ke depan,’’ ungkapnya. 

Setidaknya pihaknya sudah menyusun jadwal literasi di tahun ini. Selain itu, juga terdapat giat Kartika Fair bazar dan expo. Rencananya, bersamaan dengan bulan Ramadan. Ferry mengaku ingin lebih memberikan manfaat Kepada masyarakat. 

‘’Kita rencananya ada pelatihan di Maret, Juni, September, November, dan Desember. Kalau bazarnya di bulan Ramadan,’’ pungkasnya. (istimewa/vincent/agi/madiuntoday)