Tiket KA Keberangkatan Daop 7 Telah Terjual 85 Persen




MADIUN - Masa Angkutan Lebaran 2023 telah ditetapkan sejak 12 April hingga 3 Mei 2023. Namun, sejumlah tiket KA pada masa Lebaran tersebut telah banyak terjual. Bahkan, mencapai 85 persen untuk tiket keberangkatan dari wilayah kerja Daop 7 Madiun. 

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Manajer Humas Daop 7 Madiun Supriyanto dalam siaran pers, Selasa (4/4). 

"Ada 4 KA reguler dan 1 KA tambahan Lebaran dari Daop 7 dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 55.900 seat. Hingga hari ini telah terjual sebanyak 47.746 tempat duduk atau 85 persen," ujarnya. 

Sedangkan, lanjut Supriyanto, KA yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun menuju ke arah Jakarta, Bandung, dan Jember sebanyak 23 KA reguler dan 5 KA tambahan. Total kapasitas yang disediakan pada Masa Angkutan Lebaran ini sebanyak 219.237 seat. Saat ini telah terjual sebanyak 158.374 tempat duduk atau 75 persen.

Tak hanya itu, sejumlah kereta api okupansi sudah ada yang mencapai 90 persen. Di antaranya, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong pada periode 14 April-3 Mei 2023, KA Bangunkarta relasi Jombang-Gambir periode 24 April - 3 Mei, KA Brantas relasi Blitar-Pasar Senen periode 24 April-2 Mei, Brantas Tambahan relasi Blitar-Pasar Senen periode 19-30 Apri 2023. 

Di sisi lain, daftar KA tambahan yang beroperasi tanggal 12 April- 3 Mei 2023 di antaranya KA Sancaka Tambahan, KA Gajayana Tambahan, KA Malioboro Ekspres, KA Pasundan Tambahan, dan KA Brantas Tambahan. Juga, ada KA Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Surabaya Gubeng - Gambir PP. 

Pemesanan tiket telah dimulai sejak H-45 keberangkatan. Tepatnya, sejak 26 Februari 2023. Sedangkan, KA tambahan dibuka sejak H-30 atau 13 Maret 2023.

Untuk itu, Supriyanto mengimbau masyarakat agar dapat merencanakan perjalanannya dengan baik. Sebab, tiket KA Masa Angkutan Lebaran masih cukup tersedia.

"Jika tiket KA yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan," tandasnya. (Ney/irs/madiuntoday)