Bawa Batik Khas Kota Pendekar, Duta Muslimah Preneur Kota Madiun Siap Hadapi Kompetisi Nasional
MADIUN - Logo Kota Pendekar berpadu dengan batik ciprat menempel indah pada gaun pesta berwarna emas. Hiasan swarovski dan payet pun semakin mempercantik penampilannya.
Adalah Ulfa Mumtaza, desainer sekaligus Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Madiun yang merancang gaun cantik nan elegan tersebut.
"Gaun ini akan digunakan Duta Muslimah Preneur (DMP) Kota Madiun, Septyana Luckyta Sari, dalam pemilihan DMP tingkat nasional nanti," ujarnya saat ditemui di butik Ulfa Mumtaza, Jalan Seram, Kota Madiun, Jumat (1/3).
Butuh waktu dua pekan baginya untuk merancang hingga merealisasikan karyanya menjadi sebuah gaun. Logo Kota Pendekar sengaja disematkan untuk menjunjung kearifan lokal yang akan diperkenalkan dalam ajang tingkat nasional di Semarang, 2-4 Maret 2024 itu.
Dalam merancang gaun malam itu, Ulfa tidak sendirian. Dirinya juga mendapat bantuan dari perajin batik Lia Lio yang juga anggota IPEMI Kota Madiun dengan menyediakan batik khas Kota Pendekar.
Untuk kain, Ulfa menggunakan bahan jaguar gliter agar memberikan kesan glamor. Selain itu, bahan tersebut mudah ditata dan tidak gampang kusut. Sehingga, aman saat dikemas dan tidak butuh setrika ulang saat akan dikenakan.
Untuk detail lainnya, Ulfa menambahkan obi sebagai sabuk seperti seragam Pendekar. Juga sayap yang menjuntai dari punggung atas gaun sehingga melambai indah saat digunakan berjalan.
"Warnanya sengaja dipilih perpaduan emas dan hitam karena menyesuaikan dresscode saat gala dinner. Sehingga bisa seragam antara kontestan DMP dan yang mendampingi," imbuhnya.
Sebagai Ketua IPEMI yang menaungi DMP Kota Madiun, Ulfa pun berharap perwakilan Kota Madiun bisa memberikan penampilan yang optimal.
"Harapan tertinggi tentunya bisa membawa pulang piala juara. Namun lebih dari itu, pengalaman yang luar biasa akan didapatkan oleh Luckyta sebagai perwakilan Kota Madiun dan Jawa Timur dari ajang ini," jelasnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda dan Pembina IPEMI Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi. Dirinya pun mengapresiasi keikutsertaan IPEMI dalam DMP tingkat nasional. Apalagi, dalam event ini membawa ciri khas Kota Madiun.
"Batik Kota Pendekar adalah kebanggaan kita, kebanggaan Kota Madiun. Harapannya, melalui ajang ini bisa memberikan dampak positif bagi Kota Madiun. Serta, turut memajukan pengusaha muslimah di Kota Madiun," tuturnya.
Sementara itu, Luckyta sebagai DMP Kota Madiun sekaligus perwakilan Jawa Timur merasakan dukungan yang kuat dari IPEMI Kota Madiun. "Semua ikut berupaya mewujudkan setiap detail yang diminta tim juri. Salah satunya, seperti gaun malam berciri khas daerah ini," ucapnya.
Dalam pemilihan DMP nasional nanti, Luckyta akan didampingi oleh Ulfa Mumtaza bersama Sekretaris IPEMI Kota Madiun Titik Sugiharti dan Fitra Pinandita. Sebab, pemilihan DMP nasional juga bersamaan dengan Rakernas IPEMI.
Sebelum malam grand final, seluruh peserta akan dikarantina selama tiga hari. Kemudian, menjalani sejumlah seleksi hingga dinobatkan sebagai pemenang.
"Saat ini yang paling dipersiapkan adalah mental. Harapannya, bisa memberikan penampilan yang terbaik dan menjadi juara," tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)