Bulan Ini Bantuan Pangan Rencananya Disalurkan Dua Kali, Penerima Dapat Alokasi Mei dan Juni




MADIUN – Bantuan pangan dari pemerintah pusat kembali disalurkan. Kali ini untuk alokasi Mei. Penyaluran di Kota Madiun dimulai Rabu (5/6) dan dijadwalkan hingga Jumat nanti. Seperti sebelumnya, penyaluran berlangsung di masing-masing kantor kelurahan. Seperti yang terlihat di Kelurahan Manisrejo ini. Bantuan pangan untuk wilayah Kelurahan Manisrejo ada sebanyak 479 penerima. Di Kota Pendekar total ada sebanyak 10.225 penerima bantuan pangan (PBP) program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Badan Pangan Nasional (Bapanas) alokasi 2024 ini.

‘’Hari ini mulai penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Mei. Tahun ini masih ada satu alokasi lagi untuk Juni,’’ Kata Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Sumini, Rabu (5/6).

Sumini menyebut bantuan beras sebesar 10 kilogram di tiap penyaluran itu memang dijadwalkan hanya sebanyak enam kali. Jika penyaluran dilakukan setiap bulan, bantuan hanya sampai pada alokasi Juni. Artinya, bantuan alokasi Juni menjadi yang terakhir di tahun ini. Bantuan bisa disalurkan bulan ini sekaligus atau disalurkan bulan depan.

‘’Insyaallah (alokasi Juni) juga disalurkan bulan ini. Tapi kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari Bulog dan PT Yasa,’’ ungkapnya.

Sumini menyebut jika alokasi Juni disalurkan bulan ini berarti ada dua penyaluran sekaligus dalam satu bulan. Yakni, alokasi Mei dan Juni. Namun, melihat riwayat penyaluran, bantuan biasanya selalu disalurkan di bulan berikutnya. Program ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya. Sumini menambahkan setiap penerima total akan mendapatkan 60 kilogram.

Pihaknya belum dapat memastikan program tersebut akan berlanjut di semester kedua atau tidak. Informasi sementara, bantuan diberikan hingga alokasi Juni saja. Pihaknya hanya melaksanakan penyaluran karena semua data juga dari pemerintah pusat. Namun diakuinya, jumlah penerima untuk Kota Madiun meningkat dibanding tahun lalu. Pada 2023 lalu ada sebanyak 9.919 penerima. Artinya, ada penambahan sejumlah 306 penerima dibanding tahun ini. (rams/agi/madiuntoday)