Kembali Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi, Disnaker Harap Penyerapan Tenaga Kerja Makin Optimal
MADIUN - Pelatihan kerja berbasis kompetensi kembali digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun. Pendaftaran sudah dimulai sejak 31 Mei sampai 9 Juni mendatang. Pada tahun ini, dinas terkait membuka lima jenis pelatihan. Yakni, otomotif mesin injeksi, digital marketing, desain grafis, barber (pangkas rambut), dan barista.
“Terbaru ada pelatihan otomotif mesin injeksi dan desain grafis. Kita coba dua pelatihan itu karena memang ada banyak permintaan,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Madiun, R. Andriono Waskito Murti, Rabu (5/6).
Pola Disnaker, lanjutnya, berubah. Yakni, pelatihan digelar berdasarkan evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya dan berdasarkan permintaan.
“Kita ambil contoh untuk barista. Karena penyerapan seratus persen langsung kerja, makannya kita buka pelatihan lagi,” ungkapnya.
Terkait dengan persyaratan yang harus dilengkapi untuk mendaftar pelatihan, dijelaskan bahwa calon peserta pelatihan harus Ber-KTP Kota Madiun, berusia 18 samapi 35 tahun. Khusus pelatihan Otomotif Ringan peserta berusia 18 sampai 27 tahun.
Dengan minimal lulusan SMA/SMK sederajat.
Khusus pelatihan desain grafis wajib memiliki kemampuan dasar komputer. Tidak sedang dalam pendidikan atau bekerja. Bersedia mengikuti Pelatihan dan On The Job Training. Belum pernah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker KUKM Kota Madiun.
Pendaftar wajib memiliki AK 1. Wajib mengikuti seleksi tahap 1, Il dan III yang dilaksanakan oleh Disnaker KUKM Kota Madiun. Peserta diutamakan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang lolos seleksi tahap 1, II dan III.
Nantinya, bagi peserta yang lolos akan dihubungi oleh pihak panitia. Diutamakan 100 pendaftar pertama yang lolos seleksi administrasi di masing-masing pelatihan. Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti seleksi tahap || (tes tulis). Peserta yang lolos seleksi tes tulis wajib mengikuti seleksi tahap Ill (tes wawancara).
Melalui pelatihan ini Andriono berharap mampu menyerap tenaga kerja secara optimal. Pasalnya, setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan magang di perusahaan terkait dengan bidang pelatihan.
(Rams/kus/madiuntoday)