Besok Debat Publik Perdana, KPU Berlakukan Aturan Ketat untuk Jaga Kondusifitas Kota




MADIUN – Debat publik pertama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Madiun, bakal digelar Rabu (16/10) besok. Tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun bakal adu performa di hadapan publik. Debat yang difasilitasi KPU Kota Madiun itu akan berlangsung di Aston Hotel Madiun. Debat juga akan disiarkan secara langsung di JTV, RRI, dan juga channel YouTube KPU Kota Madiun mulai pukul 13.00.

Pun, jalannya debat tidak bisa sembarangan. Sesuai Keputusan KPU Kota Madiun nomor 310/2024 tentang mekanisme debat publik terungkap sejumlah poin krusial untuk meredam potensi konflik selama debat berlangsung. Antara lain, skrining undangan, pembatasan kendaraan dan jumlah pendukung paslon, atribut kampanye, yel-yel, larangan ucapan dan tindakan provokatif.

‘’Dalam keputusan KPU Kota Madiun sudah diatur jumlah pendukung, undangan dan tata tertib debat. Jika dilanggar tentu saja ada sanksinya,’’ kata Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari seperti dikutip dari Times Indonesia.

Artinya, pendukung ketiga paslon tidak bisa seenaknya datang untuk meramaikan. Harus sesuai undangan. Hal itu juga diamini pihak keamanan. Bahkan, aparat menekankan agar pembatasan jumlah pendukung tidak hanya di area debat publik. Tetapi juga mulai dari titik pemberangkatan. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan massa di jalan raya, terutama di depan lokasi debat publik.

‘’Ada potensi penumpukan massa di jalan raya. Jangan sampai ada gesekan di lapangan. Di titik kumpul dikondisikan dengan jumlah yang sudah ditentukan KPU baik jumlah orang maupun kendaraan,’’ ujar Kompol Supiyan Waka Polres Madiun Kota.
Bahkan, jika imbauan aparat tidak diindahkan, lanjutnya, petugas tidak akan segan melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya gesekan dan benturan fisik antar massa pendukung paslon. Baik di area debat publik berlangsung maupun saat perjalanan.

"Kami imbau selain undangan dan pendukung yang jumlahnya sudah ditetapkan, penggembira tidak ikut. Jalan Mayjen Sungkono depan Aston akan disterilkan,’’ tegas Supiyan. (ws hendro/agi/madiuntoday)