TPT Kota Madiun Turun Di Angka 4,3 Persen Pada 2024, Pemkot Terus Upayakan Kurangi Pengangguran
MADIUN - Upaya Pemerintah Kota Madiun dalam mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terus menunjukkan hasil yang memuaskan.
Pada 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa TPT di Kota Madiun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Yakni, di level 4,3 persen.
"Tren penurunan TPT sudah terjadi sejak 2021. Yakni, sebesar 8,15 persen pada 2021, turun 6,39 persen pada 2022, kemudian 5,85 persen di 2023, dan kini menjadi 4,3 persen di 2024," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Abdul Aziz, Rabu (11/12).
Aziz menuturkan, total angkatan kerja di Kota Madiun saat ini sebanyak 115.142 orang. Sehingga, jumlah total warga yang masih menganggur ada 4.946 orang.
“110.196 orang atau 95,7 persen di antaranya telah bekerja," ucapnya.
Adapun penyumbang tertinggi angka pengangguran di Kota Madiun berasal dari kelompok lulusan pendidikan Diploma (D1, D2, D3) yang sebesar 8,32 persen. Sedangkan, tingkat pengangguran terendah berada pada kelompok lulusan SMA Kejuruan. Yakni, 3,63 persen.
Sementara itu, Plt. Kepala Disnaker KUKM Kota Madiun Harum Kusumawati mengungkapkan bahwa turunnya TPT di Kota Madiun tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari Pemkot Madiun hingga pelaku usaha yang telah menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Juga, beragam pelatihan untuk meningkatkan kompetensi hingga mampu menjadi modal wirausaha.
Meski begitu, pemkot terus berupaya mengatasi pengangguran di Kota Madiun. Salah satunya, Bappelitbangda segera melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengindentifikasi penyebab tingginya angka pengangguran di kelompok lulusan Diploma.
"Nanti akan dicari penyebab menganggurnya karena apa. Apakah memang masih mencari pekerjaan atau ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Setelah itu baru kami tentukan solusinya apa," tandasnya. (Ws hendro/irs/madiuntoday)