Proyek TPA Winongo Menarik Perhatian Duta Besar hingga Wisatawan Asing
MADIUN – Inovasi Wali Kota Madiun Dr. Maidi menyulap gunungan sampah di TPA Winongo menjadi kawasan hijau produktif menarik perhatian pihak asing. Senin (21/7), giliran Duta Besar India di Jakarta datang melihat langsung ke proyek TPA.
Duta Besar India di Jakarta, Sandeep Chakravorty menyebut sosok Wali Kota Madiun Dr. Maidi betul-betul memiliki tekad serta impian dalam membangun Kota Madiun mendunia. Mulai kesejahteraan masyarakat, hingga kualitas lingkungan yang baik.
‘’Beliau memberi pengarahan kepada kami tentang hal itu. Dan dari pihak kami, kami ingin mengatakan bahwa kami ingin menjadi bagian dari impian wali kota,’’ katanya.
Sandeep mengaku terkesan dengan capaian Kota Madiun di tangan wali kota sejauh ini. Pun rencana masa depan. Pihaknya berencana membawa kerja sama antara India dengan Kota Madiun.
‘’Saya mendoakan yang terbaik untuk beliau. Saya mendoakannya,’’ ucap Sandeep.
Di waktu bersamaan, sejumlah wisatawan asing lainnya juga tampak mengunjungi TPA Winongo. Mereka berasal dari Brasil dan Jepang.
Lukas, misalnya. Wisatawan asing dari Brasil ini merasa ada yang beda dari Kota Madiun dibanding daerah di Indonesia lainnya. Menurut dia, kota ini cukup concern pada persoalan sampah dan lingkungan.
‘’Melihat kota dan wali kotanya begitu sibuk dengan pertanyaan-pertanyaan penting tentang sampah dan lingkungan. Ini membuat saya ingin kembali ke Madiun di masa mendatang untuk melihat proyek ini (TPA Winongo) terlaksana,’’ ujarnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Madiun Dr. Maidi tak menampik proyek kawasan hijau produktif di TPA Winongo menarik perhatian warga negara asing. Mayoritas mereka ingin tahu banyak terkait apa yang dikerjakan Pemerintah Kota Madiun.
‘’Kita kerja nyata. Banyak negara melihat seperti apa kondisi sebenarnya,’’ jelas Dr. Maidi.
Menurut Dr. Maidi, proyek TPA Winongo bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur fisik semata. Tapi, menjadi salah satu langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan penumpukan sampah di TPA. Dengan langkah ini, sambung dia, target zero waste pada 2027-2028 dapat tercapai.
‘’Insya Allah Oktober atau November saya diundang ke Spanyol. Nanti saya juga akan lihat keberhasilan penutupan TPA di Denmark,’’ pungkasnya. (WS Hendro/ggi/madiuntoday)