Pecel Kalahkan Som Tam Thailand, Duduki Peringkat 7 Salad Terbaik Dunia Versi TasteAtlas
MADIUN - Siapa pun pasti familiar dengan sepiring pecel di atas pincuk. Sederhana, murah, dan penuh rasa. Namun siapa sangka, sajian khas Jawa Timur ini kini mencatatkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di dunia kuliner internasional.
Berdasarkan platform panduan kuliner internasional TasteAtlas menempatkan pecel sebagai salad terbaik ke-7 di dunia dalam daftar Top 100 Salads in the World. Capaian ini membuat pecel unggul dari sejumlah salad populer mancanegara, termasuk som tam asal Thailand.
Pecel, kuliner khas Jawa Timur, meraih rating 4,2, hanya terpaut satu tingkat di bawah Horiatiki salata dari Yunani. TasteAtlas bahkan merekomendasikan sejumlah warung legendaris untuk menikmati sepiring nasi pecel autentik, di antaranya Depot Nasi Pecel 99 dan Warung Nasi Pecel Yu Gembrot di Madiun, SGPC Bu Wiryo 1959 di Sleman, hingga Pecel Kawi di Malang.
Tak hanya pecel, Indonesia mencatatkan prestasi lain dengan enam hidangan masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Dari Jakarta, ketoprak menempati posisi ke-17 dengan rating 4,1. Perpaduan tahu goreng, bihun, sayuran segar, dan bumbu kacang manis-gurih ini bahkan berada di atas som tam Thailand yang berada di peringkat ke-20.
Sementara itu, gado-gado bertengger di urutan ke-29 dengan rating 3,9. Sajian sayur dengan tambahan telur dan saus kacang ini mengungguli Soltero de queso asal Peru.
Dari Surabaya, rujak cingur ikut mencuri perhatian dunia di peringkat ke-82. Keunikan cingur atau moncong sapi yang berpadu dengan buah, sayur, dan petis menjadi ciri khas yang tak dimiliki salad lain di dunia.
Kuliner kaki lima asinan juga masuk daftar, menempati posisi ke-93 dengan cita rasa segar perpaduan manis, asam, dan pedas. Sementara karedok khas Jawa Barat berada di peringkat ke-98, bahkan mengungguli Waldorf salad asal Amerika Serikat.
Capaian ini menegaskan bahwa kuliner Nusantara memiliki daya saing di tingkat global. Berangkat dari sajian sederhana, kekayaan rasa pecel, karedok, dan hidangan sejenisnya mampu menarik perhatian dunia, sekaligus menjadi representasi cita rasa Indonesia di kancah internasional.
(ws hendro/kus/madiuntoday)